Selasa, 01 Desember 2015

PERUSHAAN YANG DINAMIS

Tanya :kenapa kita sering melihat ada perusahaan yang dulu besar dan sangat powerfull, tapi masih bisa jatuh juga dan kalah oleh perusahaan pendatang baru?

Ada pertanyaan dari beberapa penanya yang intinya satu, yaitu kenapa kita sering melihat ada perusahaan yang dulu besar dan sangat powerfull, tapi masih bisa jatuh juga dan kalah oleh perusahaan pendatang baru. Apa hal demikian tidak membuktikan bahwa berusaha mandiri memang sangat berisiko dan bisa menjamin usaha berjalan lancar. Jika perusahaan demikian besar saja bisa sampai kolaps apalagi perusahaan entry level.
Jawab : 

Organisasi yang baik terdiri dari pejabat pejabat yang memiliki pengalaman, manageable, innovatif, open minded dan bijaksana. Harus ada jiwa leadership dan konsep open mind di perusahaan. Salah satu penghambat gagalnya perusahaan adalah tidak adanya sikap "open mind" di jajaran pejabatnya. Awalnya bisa datang dari jajaran Direksi yang sudah sangat senior. Kombinasi direksi dan manager ini tidak harus perlu semua adalah pendiri perusahaan, yang sudah berumur 50 tahun keatas, dengan alasan senioritas. Kadang itu jadi masalah karena perubahan sulit terjadi dikalangan pejabat yang
memiliki mindset zona nyaman.

Pejabat senior cenderung resistensi terhadap trend baru, susah mengikuti perubahan dan agak susah menerima kritik. Apalagi yang dulu pernah sukses. Hal itu bisa mempengaruhi kemajuan perusahaan. Perusahaan yang tidak bisa menyesuaikan produk dan jasanya dengan kebutuhan pasar bahkan tidak bisa merubah mindset pengelolanya dengan tuntutan zaman, maka  perlahan akan hilang dari dunia bisnis. Seperti kasus global yang sering jadi pelajaran adalah Samsung vs Sony. Samsung mengijinkan direksi dan manager manager muda dan cerdas menyerap kebutuhan pasar dan berinovasi dengan spirit perubahan. Sementara direktur senior di Sony tetap euphoria dengan jejak kejayaan dan kebanggaan masa lalu dan menjaga birokrasi senioritas. Kurang antisipatif dengan tuntutan zaman dan tidak responsif terhadap ancaman perubahan demand.

Pelajarannya bahwa perubahan adalah pasti. Pertanyaannya, siapkah kita untuk berubah? Jangan terus terpaku di zona nyaman dan tidak mengantisipasi perubahan yang pasti akan terjadi. Amati sekitar, teruslah berinovasi dan adaptasi. Jika bisa lakukan 2-3 langkah lebih maju kedepan agar justru proyeksi perubahan bisa dijadikan keuntungan.  Mereka yang punya pengamatan dan analisa baik, lebih kuat di persiapan dan lebih siap untuk perubahan. Mereka yang diam saja lebih besar resiko kegagalan untuk menjaga bisnisnya bertahan jangka panjang. Begitu juga di bisnis, bisnis yang bertumbuh dan dipilih pelanggan adalah bisnis yang mampu berkembang sesuai zaman.

Walaupun demikian tidak pernah ada seseorangpun berani menjamin apabila kita memulai usaha mandiri, maka dijamin anti gagal. Semua tergantung dari pengelolanya. Untuk itulah maka tidak semua orang berani memulai usaha mandiri dan belum tentu juga setiap pengusaha mandiri pasti bisa berhasil menjadi pengusaha sukses. Tapi tentu saja resiko bukan harusnya jadi penghalang Anda untuk memulai jadi pengusaha mandiri karena jika direncanakan secara baik, dikelola secara profesional dan responsif terhadap segala perubahan agar bisa mengatasi setiap persoalan sebelum menjadi besar, lebih berat dan tidak terkendali, maka usaha mandiri bisa jadi besar dan membawa kemakmuran.

Sukses itu bukan hak semua orang dan sukses itu ada resiko dibalik prosesnya. Mereka yang tidak berani menerima resiko maka tidak berhak mencapai sukses lebih. Anda bisa memilih untuk jadi orang biasa atau orang diatas rata rata. Begitu juga apa yang bisa didapatkan oleh orang diatas rata rata jauh lebih banyak dan bernilai dibanding orang biasa. Itulah kenyataannya. SEMANGAT SUKSES (Mirza A.Muthi)
 

Minggu, 01 November 2015

RESTU IBU UNTUK JADI PENGUSAHA


TANYA : Bagaimana saya bisa meyakinkan kedua orang tua saya kalau nanti setelah lulus kuliah saya bisa memilih jadi pengusaha?

Salam sejahtera Pak Mirza
Saya sekarang masih mahasiswi. Tapi saya senang mempelajari apa yang orang lain putuskan dalam hidupnya. Kadang kalau sedang ngobrol dengan pengusaha atau pedagang, saya bertanya kenapa dulu mengambil keputusan ini dan itu padahal dulu sudah berkerja dengan posisi yang lumayan. Saya melihat apa dampaknya dari keputusan yang dulu diambilnya. Menurut bapak seberapa manfaatnya kita belajar hal hal tersebut dari orang lain?Juga sebetulnya ibu saya masih khawatir kalau saya jadi pengusaha. Terlalu ambil resiko katanya. Bagaimana saya bisa meyakinkan beliau kalau nanti setelah lulus kuliah saya bisa memilih jadi pengusaha?
Hormat saya,

Jawab :
Debby

Salam sejahtera juga Debby
Tentu pertanyaan akhirnya apakah kebiasaan ini akan mendorong Anda untuk memilih jadi pengusaha atau tidak bukan? Kalau Anda memilih jadi pengusaha maka kebiasaan ini membawa manfaat nyata buat Anda. Ini kebiasaan yang bagus dan silakan lakukan terus sepanjang orang yang Anda tanya tidak keberatan bercerita masalah hidupnya. Kadang ada yang rahasia dan mungkin dia merasa malu untuk menceritakan kepada orang lain, ya sudah, jangan dicecar terus. Banyak manfaat yang bisa kita dapat seperti menghindari masalah tanpa Anda harus langsung mencoba mengerjakan cara tersebut. Anda tahu kalau menjalankan cara tersebut maka akan bermasalah dari cerita kawan Anda tersebut, jadi Anda belajar dari kesalahan orang lain. Tidak perlu sampai harus membuang uang, waktu dan beresiko mencoba menjalankannya.

Kalau melihat pengusaha yang sukses kadang kita lupa untuk melihat prosesnya. Yang kita lihat hanya mereka sudah sukses, tapi tidak mudah membantu meminjamkan uang. Sudah sukses tapi jadi susah bertemu. Kita hanya berpikir kalau mereka karena  sudah sukses dan berubah jadi sombong. Kita lupa bahwa mereka berproses untuk bisa menjadi sukses. Jatuh, bangun, gagal dan bangkit lagi silih berganti, sampai akhirnya mencapai kesuksesan. Yang harus kita pelajari adalah bagaimana prosesnya, berapa lama waktu kerja keras yang sudah dihabiskannya, kerugian apa yang sudah ditanggungnya, apa yang dilakukannya, bagaimana sikap mentalnya. Jangan lupa juga, kadang apa yang tampaknya baik, sukses dan glamor dari luar, bisa jadi hanya tipu daya dunia. Ada orang kaya yang memang karena dia mudah mencari uang karena berani menggunakan cara cara yang potong jalan. Setiap manusia selalu punya sisi baik dan kurang baik. Ambil pelajaran yang baik dan buang hal hal yang jelek.

Kita juga tidak bisa menilai seseorang tanpa kita betul betul paham kenal dia. Kadang kita bingung dengan keputusan yang diambil seseorang, sudah kerja mapan, dapat fasilitas baik, lalu memutuskan keluar dan susah susah lagi membangun usaha dari awal. Membangun usaha jelas beresiko dibanding yang sudah mapan bekerja. Tadinya digaji malah harus menggaji. Belum tentu lagi usaha yang dibangun berhasil. Tapi tahukah Anda, menjadi pengusaha membutuhkan seluruh kemampuan soft skill dan hard skill Anda agar bisa sukses, Anda menyusun hidup Anda. Sebab sudah tidak ada lagi yang menanggung Anda. Dulu Anda menerima gaji, sekarang harus menghasilkan gaji sendiri. Besok hidup Anda tergantung diri sendiri.

Ada juga pengusaha yang kita melihat mereka sudah susah susah mencari uang, berbisnis dengan segala resikonya, tapi ternyata uangnya digunakan untuk menghidupi yayasan peduli anak miliknya. Memberi pendidikan gratis kepada anak anak tidak mampu dan yatim piatu. Dia mencari kebahagiaan dan uang yang didapat tidak juga membuatnya bahagia. Kebahagiaan justru didapat saat dia bisa berbagi kepada anak anak tidak mampu dan tidak sekolah. Membangun generasi muda yang lebih baik. Maka Pengusaha juga insha Allah dilimpahi berkah lebih baik dari karyawan biasa, karena banyak keluarga yang hidupnya bisa Anda tanggung. Paling tidak di lingkungan karyawannya. Memberi pekerjaan dan menjadi agen penyebar rejeki dan rahmatNYA.
Asalkan Anda jadi pengusaha yang baik, profesional yang berstandard, cukup knowledge dan skillnya pada bidang tersebut dan sayang pada karyawan Anda. Karyawan berdoa semoga Anda terus sukses dan maju. Semakin banyak karyawan yang sayang dan mendoakan Anda, manfaat usaha Anda makin luas, semakin berkah dan bermanfaat hidup Anda. Semakin usaha Anda besar, seharusnya Anda makin dermawan. Ada kepuasan tertentu dari memberi yang belum tentu bisa dirasakan oleh semua orang. Jadi  karyawan atau jadi pengusaha adalah pilihan. Keduanya bagus, maka bagi orang tua dimohonkan restunya jika anak Anda ingin jadi pengusaha. Jika anak Anda memutuskan jadi pengusaha, mungkin itu sudah pilihan hidup dan keyakinan tujuan hidupnya. Bicarakan dengan baik baik.

Biasanya orang tua yang belum yakin anaknya memilih jalan hidup jadi pengusaha karena latar belakang beliau dan keluarga besarnya memang bukan dari kalangan pengusaha atau pedagang. Mungkin beliau sudah puluhan tahun menjadi karyawan. Begitu juga latar belakang orang tuanya. Sehingga cenderung melarang anaknya untuk memilih jadi pengusaha. Tidak apa apa, itu adalah hak orang tua. Menjadi orang tua juga harus memberi restu terhadap usaha atau pekerjaan yang akan dipilih dan dilakukan anaknya. Yang penting usaha yang dijalankan jelas, prospeknya ada, strateginya terencana. Jika masuk akal berikan restu Anda sebagai orang tua, jikapun tidak bisa orang tua bantu dalam modal. Karena restu dan doa orang tua jauh lebih membantu kesuksesan usaha mandiri anak Anda. Melangkah dan berusaha jadi lebih mantap dan tenang.

Sebagai anak, Anda bisa meyakinkan mulai dari kuliah sekarang Anda bisa menunjukan hasil usaha mandiri Anda, misalnya dari menjual on line atau usaha apapun yang Anda kerjakan secara selingan. Anda terbuka pada ibu Anda bahwa Anda sedang berbisnis sekalian kuliah dan bisnis Anda tidak mengganggu kuliah Anda. Tunjukan pencapaian hasilnya dengan sesekali mentraktir ibu Anda makan diluar, atau berikan hadiah kecil, sampaikan ini dibeli dari hasil usaha Anda. Tentu utamakan kuliah dan prestasi kuliah Anda harus tetap bagus dan selesai kuliah sesuai target waktu. Saya rasa kalau Anda perlihatkan pencapaian usaha Anda yang berhasil, sekaligus kuliah Anda tidak terganggu, maka ibu akan merasa bahwa Anda memang betul betul bertekad kuat untuk jadi pengusaha muda. Tapi jika masih keras juga pendangan orang tua, patuhi beliau dan jangan paksakan. Setidaknya dari generasi Debby sudah muncul keinginan untuk menjadi pengusaha. Jangan paksakan kehendak Debby. Kelak Debby akan jadi orang tua, pasti akan merasakan apa yang ibu Debby rasakan.  Jika nanti Debby sebagai orang tua melihat usaha yang sedang diusahakan anak Debby, diperjalanan ada jatuh bangun, kadang seperti tampak berat, asalkan melihat anak Anda masih ingin bangkit, tetaplah support dan doakan keberhasilannya. Biarkan anak Anda berproses dan tetap supportlah sebagai orang tua. Jika nanti di hari tua, Anda sempat melihat anak Anda jadi pengusaha sukses dan besar, maka Anda bisa ikut merasakan kebanggaan walaupun Anda sendiri tidak sempat jadi pengusaha. 
SEMANGAT SUKSES (Mirza A.Muthi)


Rabu, 30 September 2015

BAGAIMANA CARA DALAM MENGHADAPI SITUASI YANG MENYEDIHKAN DALAM KEHIDUPAN

Tanya : Bagaimana cara dalam mengahadapi situasi yang menyedihkan dalam kehidupan ?


Ada curhatan dari seorang kawan yang saya akan bahas dalam sesi konseling ini. Intinya dia merasa jatuh kedalam situasi menyedihkan yang paling dalam dari seluruh sesi kehidupan yang dia pernah jalani. Hal ini menimbulkan stress yang sangat berat bagi dia sehingga membuatnya tidak lagi mengerjakan apa apa selain hanya banyak mengurung diri dalam kamar. Berikut nasihat saya untuk dia
Jawab : Berikut nasihat saya untuk dia


Jika suatu saat Anda merasa dunia begitu kejam dan sedang terpuruk dalam situasi yang berat, susah, merasa lelah, itu wajar saja dan pasti kadang bisa terjadi. Semua manusia pasti pernah mengalami beberapa kali momen terburuk dalam hidupnya. Tidak mungkin akan selamanya ideal sesuai mau kita, akan aman damai terus. Sudah jadi ketentuanNYA bahwa semua umatnya pasti pernah susah, atau pada waktunya nanti akan dipergilirkan Allah SWT dengan cobaan, kesusahan, sakit, kehilangan bahkan sampai pada kematian.

Tapi selanjutnya tergantung pada setiap manusia, apakah akan terpuruk dan menyerah atau tenangkan hati lalu berjuang bangkit? Apa cobaan tadi akan memberi manfaat bagi Anda, anggaplah sebagai ujian yang mendorong Anda ke derajat lebih baik karena sudah naik kelas dalam hidup. Atau menyalahkan orang lain, membuat Anda tinggal kelas dan semakin tertinggal jauh dalam mengejar tujuan hidup Anda, karena sakit hati Anda. Tidak ada manfaatnya jika Anda kecewa berlebihan dan tidak bisa bangkit untuk hari berikutnya. Hidup hari ini masih berjalan dan hiduplah untuk masa depan. Cobalah untuk iklas, bahwa memang ada waktunya setiap kita harus menerima ujian. Tapi ada juga waktunya kita akan diberi kemudahan dan jalan keluar. Tertutup satu pintu tapi pasti Allah SWT sedang membuka pintu pintu lainnya untuk kita berusaha cari tahu dimana pintu terbuka tsb ada. Berprasangka baik pada rencana Tuhan. Menghargai diri sendiri, memaafkan diri sendiri, memahami situasi  lalu mempersiapkan diri sebaik mungkin sesuai tujuan hidup.

Iklas membuat Anda tidak terlalu merasakan sakit hati, cepat menyembuhkan diri, introspeksi dan bersiap bangkit lagi. Bisa tersenyum lagi. Iklas membuat Anda mampu memaafkan orang lain atau diri sendiri. Memaafkan dan bersyukur akan menghilangkan banyak beban dalam hidup Anda. Maka iklas dan bersyukur bisa jadi kunci langkah awal yang harus Anda lakukan jika sedang merasa menerima cobaan. Jangan sampai terpuruk terlalu dalam. Semakin Anda tidak iklas, lupa bersyukur, maka semakin besar besar sakit hati Anda, makin sensitif perasaan dan tenggelam, tidak bisa move on. Iklas bukan berarti selalu mengalah, tapi pada situasi dan waktu tertentu Anda memilih berdamai, siap melepaskan bahkan melupakan untuk tujuan mendapat  manfaat yang lebih baik.

Belajar untuk iklas, iklas memberi, iklas menerima, iklas memaafkan, iklas memahami kejadian, iklas dalam banyak hal membuat hati damai. Anda akan maju terus kedepan demi masa depan Anda. Jadi lebih baik tinggalkan beban berat Anda dibelakang, jangan diseret seret sepanjang hidup. Itulah respond yang paling tepat jika Anda sedang menerima cobaan dalam hidup. Respond yang tepat akan menentukan akhir hidup Anda dalam setiap kali menghadapi masalah. Hati hatilah dalam menentukan respond. 
SEMANGAT SUKSES (Mirza A.Muthi)

Selasa, 29 September 2015

BAGAIMANA CARA MEMASARAKAN PRODUK YANG KITA PUNYA

Tanya : Bagaimana cara memasarkan produk yang kita punya ?


Salaamm
salam kenal pak...pak, saya jual kain sarung pak...gimana caranya memasarkan supaya kain sarung saya lancar terjual pak??


Jawab : Salam kenal pak Alex
Saya tidak jelas apa posisi pak Alex di perusahaan sarung ini. Apa sebagai distributor atau pedagang ritel. Pengambil keputusan strategi marketing atau team sales. Tapi tidak apa saran saran yang saya coba ulas dalam lingkup yang beragam.

Kain sarung adalah produk musiman. Memang bisa dipakai setiap hari, tapi untuk penjualan biasanya mencapai puncaknya hanya pada saat tertentu. Jadi wajar kalau sarung agak susah dijual setiap hari. Tapi mudah terjual pada saat musim yang tepat yaitu bulan Ramadhan, ldul Fitri dan Idul Adha. Maka strategi salesnya harus kuat agar seperti menutupi kekurangan omzet bulan bulan normal dalam setahun.

Menjual sarung secara corporate atau paket bisa jadi peluang bagus juga untuk mem-boost omzet. Tawarkan kepada pengurus HRD, staff purchasing dari kantor dan atau pabrik misalnya untuk memberikan paket lebaran berupa sarung kepada seluruh karyawan atau buruhnya. jika Anda dapat proyek pengadaan paket lebaran untuk pabrik saja, itu sudah berarti ratusan atau bahkan ribuan sarung bisa terjual. Jangan lupa, jika Anda dapat proyek tsb maka harus berterimakasih kepada pic purchasingnya, beri fee marketing, kemudian setelahnya cb kontak sekedar basa basi. Pelihara hubungan yang sudah terbina, tujuannya tentu saja tetap dapat purchase order lagi di lebaran tahun berikutnya.

Tapi kebutuhan juga bisa dibangun melalui strategi pembentukan demand melalui kampanye kampanye pengarahan trend baru atau life style. Misalnya pemakaian sarung sebagai assesories busana pesta santai, atau justru designnya dimodifikasi dan digunakan sebagai celana, dll. Namanya memberi nilai tambah. Memang dibutuhkan kreatifitas untuk membuat nilai tambah dari sarung. Dibuat tas selempang misalnya atau coba dijadikan blazer, apa masih pantas dan modis? Dengan sarung bernilai tambah tsb dan diminati pangsa pasar lebih luas dan lebih besar, maka kemungkinan dibeli pada saat menawarkan akan lebih besar. Tawarkan via online dengan memposting foto foto produk sample dalam beberapa versi dan variasi warna dan model. Barang barang lifestyle dan mode cepat sekali tersebar infonya via online. Memang berarti Anda harus bermodal dulu untuk membuat sample produk beberapa unit. Tapi percayalah frekuensi sales dan profit juga akan lebih besar.

Jika hanya menjual sarung standard, maka cara yang terbaik adalah menyebarkan produk seluas luasnya dan jumlah sebanyak banyaknya. Agar kemungkinan terjualnya lebih besar dan lebih cepat. Sarung sudah banyak sekali pilihannya, dari merk terkenal yang sering masuk TV sampai merk2 yang kurang dikenal. Dari kumpulan produk dari satu merk pun orang harus melihat, memilih pola corak, memegang merasakan kehalusan bahan. Jadi memang tidak mudah jika menjual sarung normal standard biasa tanpa nilai tambah secara online. Bahkan jika menjual sarung dengan cara didisplay ke supermarket atau minimarket maka harus ada satu atau dua sarung corak dan pola terbaik atau yang paling sering dibeli untuk didisplay dalam bentuk dipasang di boneka peraga dilengkapi dengan baju koko atau baju batik dan peci misalnya. Karena sarung hanya pelengkap dari satu set gaya berbusana seseorang, maka orang harus melihatnya dalam satu kesatuan badan berbusana secara utuh. Apalagi sarung kalau dijualpun dikemas dalam doz dan masih diberi lapisan plastik pengaman lagi. Bagaimana pembeli bisa membuka sarungnya untuk merasakan bahan, melihat corak pola warna sarung dari tumpukan sekian banyak doz yang ditawarkan.

Mungkin pak Alex harus siapkan katalog design dan corak pilihan sarung. jangan cuma foto sarungnya aja karena tidak akan menarik. Karena katalog bersifat display tertutup. lembarannya juga bisa banyak, maka bisa bayak foto foto dimuat. Pakai model2 yang menarik, lebIh bagus kalau bisa dari selebriti atau icon terkenal lain. Dan tidak harus bergaya konvensional misal dengan baju koko dan peci, bisa lebih modern dan ringan gaya take shootnya, misal gaya petugas ronda, sedang tarik tarikan sarung dengan anak, atau sarung jadi ayunan dan sarung jadi tenda tendaan anak. Yang penting corak, pola dan warna sarung tsb jelas terlihat. Ini juga memberi image bahwa sarung hanya cocok buat laki laki dewasa umur 30 tahun keatas dan kalau mau ke masjid saja. Image ini penting untuk memperluas kegunaan sarung, pantas untuk suasana apapun. Di lembar katalog selain foto foto sarung juga ada lembaran2 potongan sarung agar peminat bisa meraba dan merasakan bahan sarung tersebut.Intinya bagi seorang sales atau marketing, barang produk apapun bisa dijual asal dilakukan penawaran dengan cara yang tepat dan cerdas.
Semangat Sukses (Mirza A.Muthi) 

Sabtu, 01 Agustus 2015

ADAKAH JENIS USAHA YANG BETUL BETUL SYARIAH

Tanya :  Adakah jenis usaha yang betul betul Syariah?

Assalamualaikum Bung Obing, di bulan Ramadhan ini saya mau tanya sebetulnya ada tidak sih jenis usaha yang betul betul syariah. Sementara setahu saya untuk menang dalam persaingan usaha bukan rahasia umum lagi kalau kita harus sedikit sikut sana sikut sini, suap sana sini, bahkan kalau perlu pakai dukun untuk penglaris. Mohon opini Bung Obing

Jawab :Wassalam

Waalaikum salam juga Bung, mudah mudahan Allah SWT menerima semua amalan ibadah puasa baik wajib maupun sunnahnya yang sudah Bung jalankan dengan khusuk, iklas dan semata hanya berharap keridhoanNYA. Amin Ya Rabbal Alamin. Sebetulnya saya bukan ahli ilmu syariah atau pebisnis khusus syariah. Tapi saya lihat konteks pertanyaannya mungkin mengenai usaha yang dikelola secara prinsip prinsip islami, bukan sekedar ketentuan jual beli , pinjaman azas syariah saja. Maafkan kalau saya salah memahami pertanyaan Bung.

Bagi saya yang juga seorang muslim awam yang terpenting adalah niat untuk menjalankan, mengarahkan, mengikuti nilai nilai penting yang Allah SWT perintahkan dan menjauhi segala laranganNYA. Selama kita memiliki dan membangun usaha tidak dengan menzholimi karyawan kita, mencurangi pelanggan atau client kita, menipu mitra usaha kita, menjanjikan berlebih lebih diluar apa yang betul betul bisa kita sediakan, mengambil keuntungan sewajarnya, mengembalikan lagi sebagian keuntungan usaha untuk mereka yang membutuhkan, mengusahakan semuanya untuk sebesar besar manfaat kepada orang lain, bagi saya itu sudah cukup syariah.
Pernah lihat ada seseorang yang sebetulnya sudah punya sebidang tanah strategis dan semuanya kasih saran untuk bikin perumahan saja karena pasti langsung laku kalau untuk dikontrakan atau dijual. Tapi dia lebih memilih uangnya dijadikan usaha di tanah strategis tsb, misalnya bengkel, resto atau lainnya. Padahal membangun usaha lebih berisiko dibanding membangun unit perumahan. Usaha bisa saja gagal dan bangkrut lalu modal usaha jadi percuma. Bikin perumahan tinggal bikin selama 5 bulan lalu pasarkan, begitu tersewa atau terjual dan dapat untung lalu selesai. Tapi niat dia membangun usaha adalah agar bisa mempekerjakan orang banyak di usahanya tsb, dibanding hanya membangun unit2 rumah untuk dikontrakan dan tidak membawa manfaat untuk lebih banyak orang. Kalau punya kontrakan atau jual rumah uangnya hanya antara pembeli dan penjual/pemilik tanah/rumah. Tp kalau dibangun usaha maka mungkin bisa mempekerjakan 5-10 orang dan memberikan penghidupan jangka panjang yang rutin bagi keluarga pegawai/karyawan, Menurut saya itu usaha yang juga menggunakan pola pikir syariah.

Mengelola SDM dengan baik, bersahabat, support bahkan bagus sekali bila dikenal orang orang yang pernah bekerja di perusahaan A akhirnya dikenal sebagai profesional pekerja yang tangguh daya juangnya, produktif kinerjanya, smart budi pekert,i terpercaya dengan baik dan berorientasi pada prestasi sehingga menjadi calon calon leader yang handal di perusahaan perusahaan lain. Perusahaan yang bisa menghasilkan kader kader seperti itu sangat bisa disebut perusahaan yang bergerak secara syariah karena dikelola dengan prinsip prinsip keislaman.

Bahkan di kalangan pengusaha karaoke saya menerapkan konsep karaoke keluarga sebisa mungkin harus meminimalisir adanya fasilitas fasilitas yang mengandung mudharat di dalamnya. Menyediakan aula dan panggung musik untuk menarik pelanggan karaoke tidak hanya senang karaoke di dalam room yang tertutup dimana hal hal yang negatif bisa terjadi. Jika berkaraoke di ruang yang terbuka maka lebih bisa diawasi tanpa harus kehilangan keceriaan berkaraoke. Minuman umum di karaoke seperti bir dan minuman keras diganti dengan aneka juice buah, kopi dan minuman halal lain yang menarik dan lezat, ruangan yang pintunya terkunci rapat dan gelap diganti dengan ruangan terang dan pintu berjendela transparan besar, menghilangkan dan melarang pegawai/pelayan wanita menemani tamu di dalam ruangan, membuat standard seragam pegawai wanita yang lebih sopan dan menutup aurat, bahkan juga bisa berhijab, menyediakan mushola yang layak dan bahkan mengumandangkan adzan pada saat jatuh waktu waktu shalat. Walaupun pendapat Islam pada menyanyi dan karaoke keluarga masih pro-kon, tapi paling tidak kita sudah berupaya untuk mengurangi mudharatnya walaupun memang tidak bisa sama sekali menghilangkan opini opini yang negatif mengenai halal tidaknya musik dan membeli hiburan bagi muslim. Sementara yang lain hanya pintar memberi opini, tapi kita sudah coba berbuat dan melakukan perubahan bertahap dan tetap membuka banyak lapangan pekerjaan. 

Saya yakin di usaha bidang lainpun begitu, selalu ada sisi gelap dan sisi terangnya. Anda pilih yang cara berbisnis yang baik, benar, lurus, memberikan banyak  manfaat luas dan menjauhkan mudharat pada cara menjalankan bisnis tsb. Unsur perwujudannya misalnya Anda memperlakukan karyawan Anda dengan baik, bukan hanya sebagi asset atau alat produksi tapi bisa sebagai keluarga. Anda perhatikan kebutuhannya bukan hanya kinerjanya, karena karyawan juga manusia biasa.  Sebagai pedagang Anda hanya menjual produk produk yang Anda yakin bermutu bagus, bukan barang jelek atau kadaluarsa tapi ditipu tipu dengan "kosmetik" supaya mudah terjual tapi malah menambah racun atau memberikan efek mudharat bagi konsumen. Menepati janji janji promosi dan marketing Anda pada konsumen, sesuai dengan materi apa yang Anda tawarkan via telepon, cetak di brochure atau pasang di spanduk. Jangan dikatakan beli minimum sekian rupiah akan dapat free sekian, tapi begitu sudah transaksi ternyata masih ada syarat ini itu yang dipaksakan karena kurang transparant kepada konsumen, sehingga konsumen merasa tertipu. Bagi saya itu sudah bisa dikatakan Anda menjalankan bisnis secara syariah.

Demikian opini saya, mungkin bisa salah mungkin juga bisa diterima. Niat kitalah yang menentukan apakah usaha yang kita lakukan bernilai syariah atau tidak, bukan tergantung pada orang lain atau situasi yang sedang terjadi. Menjadi pengusaha adalah pilihan dan pilihan adalah masalah mengambil keputusan. Anda lebih berat memutuskan menerima uang banyak, cepat untung, jauh dari resiko, atau mau sedikit berkorban waktu, pikiran, bahkan keuntungan untuk memberi manfaat lebih kepada sesama umat dan berharap keridhoanNYA. Silakan memilih.SEMANGAT SUKSES (Mirza A.Muthi)
Sumber Gambar : www.dakwatuna.com

Rabu, 01 Juli 2015

PILIH KATA KALIMAT POSITIF

Tanya : Bagaimana seharusnya aku jalani hidupku? 
Pak Obing yang terhormat,

Aku sering merasa kalau hidup ini tidak adil kepadaku. Teman teman lain sepertinya hidup lebih enak, lebih maju. Sementara saya terus saja keluar masuk kerja. Pacar juga sudah 2x putus. Kata orang aku terlalu sering mengeluh, tapi bagaimana tidak mengeluh karena ini kenyataannya.Tolong kasih Aku semangat pak obing, bagaimana seharusnya Aku jalani hidupku 

Jawab : Sahabatku yang baik.
Sahabatku yang baik, Itu kawan kawanmu sudah kasih input: Anda terlalu sering mengeluh! Itu dampaknya sangat besar untuk masa depanmu.Jangan pernah terbiasa membicarakan tentang kekalahan, gagal, tdk bisa. Lebih baik bicarakan mengenai tujuan, harapan, bisa, percaya, menang. Ganti kata kata negatif yang sering kamu gunakan. Jangan biasakan gunakan kata tapi, ganti dengan justru, kata masalah ganti dengan tantangan, Pemilihan kata kata akan memberikan sugesti pada keyakinan dan semangat Anda.  Seperti pilih bahan bakar untuk mesin system kerja otak dan tubuh. Pilih bahan bakar oktan rendah maka akselerasi kendaraan akan lemah bahkan tersendat sendat. Jika pemilihan kata kata yang lemah, mengasihani diri, mengijinkan untuk cepat  menyerah maka otomatis hati dan pikiran juga akan memproses negatif.

Input yang masuk adalah saya lemah, tidak mampu, pantas kalah, wajar terima sekadarnya, maka outputnya pada jiwa raga kita akan pas seperti inputnya. Anda akan tidak punya semangat, bergerak saja susah, berpikir keras sedikit pusing, ada tantangan sedikit menyerah, gagal langsung putus asa. Akibatnya anda akan merasa dipresi dan frustasi menjalani hidup. Cenderung mencari jalan instant dan jika sdh putus asa bisa salah cari pelarian. Pergaulan bisa salah menuju narkoba, mabuk mabukan, prostitusi dll, karena mencari cara mudah dan instant atau untuk sejenak melupakan masalah.

Yang pasti Anda akan merusak hidup dan masa depan Anda sendiri. Karena memilih kata kata yang salah, hidup Anda akan salah arah juga. Tapi jika Anda masukan input yang kondusif seperti kata kata hebat, saya pasti bisa, orang lain mampu saya juga pasti mampu, ini bukan gagal, coba lagi. Maka segenap hati dan pikiran Anda akan menggerakan jasmani dan jiwa Anda lebih positif. Bergerak lebih gesit, semangat mencari tahu, belajar banyak. Maka Anda akan lebih tahan banting, tidak mudah patah sampai tujuan tercapai, bergaul juga memilih yang bermanfaat, tidak buang buang waktu.

Kata kata yang positif dan membangun bisa memotivasi seluruh niat, pikiran, upaya, mental dan karakter Anda agar selaras dangan tujuan baik yang dikejar. Jika Anda sudah ada di jalur yang benar, selebihnya semesta akan mendukung langkah Anda. Akan banyak pertolongan Allah SWT datang. Banyaklah baca hal hal baik, bergaul dgn orang baik dan sukses, masuk di lingkungan bergaul yang produktif dan kondusif dengan tujuan hidup Anda, banyak belajar hal-hal positif. Disana banyak kita dapatkan kata kata baik yang memotivasi.

Begitu penting dan kuatnya kebiasaan pemilihan kata kata bagi hidup dan masa depan Anda. Dari sekarang biasakan memilih kata yang baik, dan jangan cepat mengeluh. Bersyukurlah karena banyak orang lain yang hidupnya jauh lebih susah dari Anda dan masih tetap bisa tersenyum iklas. 
SEMANGAT SUKSES (Mirza A.Muthi)                             


Sumber Gambar : blog.kedaigadogado.com

Senin, 01 Juni 2015

BERSYUKUR SETIAP HARI

Dalam beberapa kesempatan, saya banyak bertemu kawan yang mengeluh tentang apa yang sudah dia terima dalam hidupnya. Mengeluh tentang pekerjaan, tentang istrinya, tentang karirnya, tentang mobilnya, tentang apa saja. Padahal jika dilihat secara sepintas, seperti aman aman saja, tidak ada yang kurang dari standard atau seperti orang yang sudah tidak ada harapan. Saya melihatnya sebagai orang yang kurang sadar bahwa dia sudah menerima banyak sekali kebaikan dan kesempatan dalam hidup, tapi tidak sadar dan selalu berharap hidup ideal seperti apa yang jadi harapannya. Kuncinya adalah bersyukur setiap hari.

Biasakanlah bersyukur pada hal yang "kecil kecil", biasanya kita terima setiap hari dan kita kurang anggap sebagai karunia dan rejeki karena sudah terbiasa. Seperti bisa bangun lagi pagi ini, selamat sampai tujuan jika sedang berpergian, berhasil selesaikan tugas kantor hari ini, ditraktir kawan makan siang, hal hal kecil sehari hari yang sering sekali terjadi dan kita sudah terima dengan berlimpah. Kadang kita baru bersyukur setelah menerima "hal besar" seperti dapat bonus tahunan, kebetulan terima hadiah undian besar, naik jabatan. Padahal hal hal kecil yang kita dapat sungguh tidak terhitung jika Anda sudah cukup berumur. Seumur hidup Anda terima seperti tidak disadari. Karena Anda sudah menerima hal kecil biasa tadi, maka Anda masih ada disini untuk kali ini menerima hadiah besar yang merasa harus Anda syukuri. karena sudah terlalu biasa menerima hal hal kecil tsb maka kita terbiasa tidak memandang hal tsb sebagai sebuah anugrah, tidak istimewa dan

lupa bersyukur. tapi kita baru janji kerja dengan baik setelah dipecat, membeli sehat dengan mahal ketika sudah sakit, baru butuh waktu kumpul keluarga setelah dia meninggal. Istri baru bersyukur pada kekurangan suami jika sdh cerai dan ternyata dapatkan yang tidak lebih baik, suami baru sadar ternyata mencari istri hanya dari kecantikan calon istri bukan segalanya, teringat kasih sayang yang diberikan mantan terindah yang memang kurang cantik dari istri sekarang.Bersyukur pada hal hal kecil setiap hari membuat hati kita berhati lembut, penuh rasa terimakasih dan berkelimpahan rahmat.

Tidak sombong. Bersyukur jadikan kita profesional, berarti kita menerima apa yang kita punya dan kita dapat hari ini sebagai amanat. Dijalankan dengan penuh iklas tanggung jawab. Bersyukur bahwa semua bisa terjadi jika ada yang mengijinkan dan merestui walaupun kita sudah berusaha keras. Begitupun bisa langsung hilang sekejap sebelum kita menyadari atau mempersiapkan mental dan materi sebagai jaga jaga. Dengan senantiasa bersyukur, maka tidak terlalu sakit bilapun gagal atau sewaktu waktu nikmat tersebut dicabut.

Mindset! Itulah berubah yang positif untuk tahun baru nanti. Cara berpikir Anda yang harus berubah. Jika Anda ingin lebih kaya dan berkualitas dalam hidup Anda maka bukan lifestyle Anda yang Anda tingkatkan sementara penghasilan Anda tetap saja. Pada akhirnya Anda akan makin terbebani oleh keinginan Anda yang tinggi tapi kemampuan makin berkurang. Tapi bukan berarti Anda tidak boleh berpenampilan lebih baik, lakukanlah selama biayanya masih bisa Anda tanggung secara wajar dan tidak memberatkan. Lalu kreatiflah lakukan upaya dan usaha lebih smart untuk menambah penghasilan Anda. Ayoo ini sudah pertengahan tahun, segera bersiap sesuai keinginan Anda. 
SEMANGAT SUKSES (Mirza A.Muthi)                                     
Sumber Gambar : Pesantren online.or.id