Minggu, 03 April 2011

USAHA KAOS PROMOSI

TANYA:"USAHA KAOS PROMOSI"


Hi Pak Pur....

Saya dengan Bryan ingin menanyakan beberapa hal tentang promosi... karena saya lihat di blog bapak sudah banyak sekali orang yang terbantu dengan adanya blog yang bapak buat... dan saya ingin meminta bantuan untuk menanyakan beberapa hal.

Begini Pak, saya sendiri bergerak di bidang promosi baru-baru ini, sementara hanya fokus pada baju promosi dan akan segera merambat ke barang-barang promosi yang lainya.. Masalah yang saya hadapi sekarang ini adalah kebingungan untuk mempromosikan barang-barang promosi yang saya buat... dan yang ingin saya tantakan adalah:

1. Tahap awal apa yang harus saya lakukan untuk mempromosikan kaos promosi saya? dan bagaimana cara mempromosikanya? Sementara ini sudah dapat berjalan, tapi kemampuan saya untu memproduksi sudah bisa untuk menerima tawaran lain... tapi saya merasa kurang adanya promosi yang dilakukan untuk mendapatkan orderan...

2. Apa yang harus saya lakukan untuk tahap selanjutnya untuk dapat berkembang lebih luas lagi??

Untuk saranya saya ucapkan terima kasih...

Best Regards,

Bryan

JAWAB:

Hi pak Bryan…

Kalau kapasitas produksi bapak sudah siap untuk order yang lebih besar lagi, maka pemikiran Anda untuk berkembang sangatlah bagus. Untuk kasus bapak ini saya raya perbanyaklah menyebar surat perkenalan atau proposal penawaran ke target-target klien yang baru. Buatlah brosur atau Company Profile (Profil Perusahaan) Anda dan kirimkan ke perusahaan-perusahaan yang memang memiliki budget promosi.


Bagaimana kita bisa tahu bahwa suatu perusahaan memiliki budget Promosi?

Ya tentunya Anda harus banyak-banyak cari informasi dari orang-orang yang dikenal, bisa juga dengan melihat perusahaan apa saja yang sedang beriklan di surat kabar/majalah yang sedang terbit saat itu, perusahaan apa saja yang sedang beriklan di TV atau Radio, lihat-lihat di Yellow page, lihat-lihat perusahaan yang sedang pameran di Mall-Mall atau berkenalan dengan para pemimpin organisasi di masyarakat seperti Partai, sekolah-sekolah, club olah raga, Club-club hobiis dll.


Sebarkan brosur atau profil perusahaan anda dan sesekali telphonlah mereka untuk menanyakan apakah ada kebutuhan untuk membuat kaos sponsor?

Kalau anda berencana untuk expansi ke wilayah yang lebih luas lagi, anda bisa juga membuat web-blog atau website sendiri sehingga usaha anda bisa diakses selama 24 jam penuh.

Selamat berburu klien…..


Purwanto

Jumat, 01 April 2011

BIROKRASI JANGAN MENGHAMBAT SERVICE KE CLIENT

Tanya:"BIROKRASI JANGAN MENGHAMBAT SERVICE KE CLIENT"


Kami bergerak di bidang interior design yang customize karena harus mengikuti denah layout dan keinginan dari client. Saya sebagai marketing di lapangan heran kenapa di awal respon client jangka panjang kami baik, tapi periode 2 bulan ke depan di project berikutnya mereka mulai memindahkan pekerjaannya ke perusahaan lain dengan alasan service kami terlalu bertele tele. Padahal jelas jelas dari segi pekerjaan standard kami selalu termasuk terbaik dan mereka juga puas. Mohon petunjuk. Terimakasih

Indra, Jakarta

Jawab:

Yth bpk Indra

Perusahaan manufactur atau interior customize tentu saja mengharuskan proses kerja di awal terdiri dari kunjungan berkali kali ke target lokasi. Mulai dari survey lokasi, pengukuran, gambar layout equipment berdasarkan denah area/ ruangan tersedia, menyamakan ide design, selera agar fit in antara keinginan dan budget client, dan fleksibilitas support dari perusahaan agar tetap mendapatkan keuntungan. Hal ini tidak mudah karena biasanya mulai dari tahap design bisa berkali kali datang untuk assistensi dan perubahan design. Setiap proses ini tentu saja membutuhkan biaya, biaya survey seperti ticket pesawat atau bensin mobil dan akomodasi jika lokasi project client di luar kota, biaya entertainment : kadang dalam rangka untuk membangun suasana kondusif sesekali anda perlu mengajak client untuk “lunch meeting” di cafĂ© atau resto, bukan melulu di kantor client, juga di akhir project bisa juga Anda memberi semacam “tips terimakasih” kepada PIC keputusan bisa bekerjanya perusahaan Anda di project ini ( jangan memberi tips di awal project karena itu namanya “suap” agar Anda diberikan project ). Untuk tahap di atas biasanya dilakukan oleh Dept. Marketing dan Dept. Teknik Support dari perusahaan interior design & kontraktor. Hal hal di atas adalah umum di project yang harus diketahui juga oleh Dept Keuangan

Dept Keuangan di suatu perusahaan memang memegang fungsi control dari penggunaan uang perusahaan. Tapi seringkali antara orang keuangan dan orang lapangan tidak memiliki persepsi yang sama terhadap arti cost. Bagi orang keuangan, hal hal cost seperti di atas adalah pemborosan. Misalnya komplain dari keuangan ke orang lapangan, kalau bisa ketemu cukup sekali, bereskan semua saat itu juga agar tidak terlalu banyak biaya transport dan akomodasi. Padahal saat itu menurut orang marketing suasananya tidak kondusif jika meeting untuk waktu panjang karena client juga sibuk dan perlu ada revisi dahulu, sehingga memang perlu ada meeting berikutnya. Bawa persediaan uang yang cukup karena jika Anda harus “makan-minum” di selama perjalanan dinas Anda maka bukan client Anda yang bayar tapi harus Anda yang menangani sebagai ungkapan hormat Anda ke client. Bukan hanya itu, parahnya bisa jadi orang marketing dan teknik support terlambat datang ke lokasi client karena kendala biaya tiketnya belum disetujui Direktur Keuangan. Selama project mungkin ada satu dua pekerjaan tambah yang harus urgent diadakan tanpa harus mengajukan invoice dahulu dan menunggu invoice disetujui. Ada juga masalah jika project selesai , fee komisi/ uang terimakasih yang dijanjikan Anda tidak kunjung keluar karena alasan birokrasi sehingga kuasa pemilik project kecewa dan tidak memperpanjang masa kerja Anda di project selanjutnya.

Maka coba cek koordinasi antara Dept Marketing dan Technical Support dengan Dept Keuangan apakah ada mislead koordinasi yang mengakibatkan kontra produktif antar sisi service client dengan sisi control budget. Dari Div Produksi, jika harus mengeluarkan nilai quotation yang lebih tinggi dengan memasukkan biaya biaya survey, entertaint, transport , fee komisi dan lain lain tersebut , lebih baik lakukan penawaran sebelum project mulai untuk mendapat persetujuan dari owner project sepanjang harganya masih masuk akal. Jangan memalukan dengan bicara kita bisa ke sana karena tidak ada biaya ticket pesawat. Itu akan merendahkan bonafiditas perusahaan Anda. Selama pekerjaan berlangsung, prioritaskan kepada target waktu project dengan tetap menjaga kualitas kerja karena tepat waktu dan kualitas prima merupakan parameter utama kepuasan project owner. Masalah ada sedikit sedikit pekerjaan tambah cobalah untuk fleksible untuk pengadaan segera dan diaplikasi di project di luar quotation awal, yang penting sudah atas sepengetahuan owner project dan pasti nanti kekurangannya akan tetap dibayar.

Bagi Marketer, penggunaan uang ops untuk entertaint ataupun komisi harus dicatat rapi, detil dan penggunaannya terukur serta bisa dipertanggung jawabkan relevan dengan nilai project yang didapat. Bagi kaum birokrat di Dept.Keuangan juga harus mengetahui bahwa mencari dan me-maintain client itu tidak mudah. Yang penting jelas parameter kegiatan marketing dan batasan pengeluaran cost maka biarkan marketer berimprovisasi di lapangan untuk kepuasan dan kecepatan service client. Client senang, mereka akan terus menggunakan jasa perusahaan Anda, omzet akan terus mengalir dan semua karyawan senang. Demikian Pak Indra, berdasarkan pengalaman kerja saya kenapa perusahaan yang produksinya terkenal baik tapi seringkali tidak bisa menjaga loyalitas clientnya walaupun dari segi prestasi pekerjaan tidak ada masalah.
SEMANGAT SUKSES ( Mirza A. Muthi )

  

BAGAIMANA CARA BERSUNGGUH SUNGGUH?

TANYA :"BAGAIMANA CARA BERSUNGGUH SUNGGUH? "

Pak Mirza yang ok

Saya mau minta pencerahan dari bapak bagaimana cara kita bersungguh sungguh dalam melakukan pekerjaan? Sebab apapun yang kita kerjakan pada akhirnya tidak akan sukses kalau tidak bersungguh sungguh. Tapi kenyataannya itu susah sekali. Mohon inputnya. Terimakasih

Ahmad Wijaya

JAWAB:

Yth Bpk Ahmad Wijaya

Saya setuju pendapat bapak, betul sekali. Akan sia sia saja mengerjakan sesuatu yang harusnya bisa menghasilkan sesuatu yang baik tapi gagal karena kita tidak bersungguh sungguh melaksanakannya maka hasilnya akan asal jadi. Haslnya pun tidak akan terlalu dihargai oleh yang melihatnya, tidak ada nilai tambahnya buat Anda atau orang lain, hanya buang biaya dan buang tenaga. Apalagi jika ini sifatnya rutin untuk jangka waktu yang panjang maka seperti orang buang buang waktu saja. Bukankan Allah SWT berfirman “Bekerjalah kamu untuk duniamu seakan akan engkau akan hidup selamanya dan Beribadahlah untuk akhiratmu seakan akan engkau akan mati esok pagi”. Jadi intinya baik itu untuk urusan dunia ataupun akhirat, bersungguh sungguh mengusahakan yang terbaik itu wajib hukumnya.

Caranya bersungguh sungguh:

1.Tahu tujuan besarnya untuk pribadi.

Seperti seorang karyawan: pergi pagi pulang petang seperti hal rutin saja dilakukan selama bertahun tahun dilakukan. Kita hanya mengejar target perusahaan. Padahal buat apa kita kejar target orang lain, kejar target pribadi yaitu “gunakan perusahaan sebagai kendaraan” dalam meningkatkan personal value. Misalnya dalam dept sales, pimpinan Anda member target Rp. 50 juta sales per bulan, maka jangan pasang target cukup Rp. 50 juta juga. Pasang target pribadi Rp. 80 juta atau Rp.100 juta. Tujuannya agar kita berusaha lebih keras untuk target yang lebih tinggi tersebut. Sehingga jika target sendiripun kurang terpenuhi, tapi target perusahaan telah terpenuhi Lalu kenapa kita pasang target 2x dari target perusahaan? Karena kelak komisi yang bisa didapat akan juga lebih besar dan akan lebih cepat menabung untuk membayar Dp rumah, mencicil mobil/ motor dan berbagai kebutuhan lain. Jika Anda cuma memenuhi target perusahaan, maka hanya perusahaan yang akan senang. Tapi jika kita memenuhi target pribadi, maka Anda sendiri yang akan mendapat benefit lebihnya. Belum lagi karir Anda akan lebih cepat melesat karena performa sales Anda diatas rata rata.


2.Siapa saja orang tersayang yang sedang diperjuangkan dalam tugas ini.

Apakah saat ini Anda sudah punya anak? Sebelum berangkat pagi ke kantor coba pandangi wajah polos anak Anda pada saat dia masih terlelap dalam tidurnya. Tidakkah Anda merasa bahwa dia begitu lemah, begitu polosnya dan dia betul betul berharap dari Anda untuk bisa menjaga dan mencukupkan kehidupannya dari segi makanan, pakaian, tempat tinggal, pendidikan bahkan kebutuhan senang senang masa kecilnya? Pagi ini Anda akan pergi berusaha apakah itu ke kantor atau menjadi wirausaha. Mungkin saja karena kehendak Allah SWT maka ini jadi hari terakhir Anda bisa memandangi wajah anak kesayangan Anda. Apapun hasil kerja Anda hari ini harus bisa membawa rejeki yang cukup dari sumber yang baik dan halal buat anak Anda, maka pasti Anda akan selalu bersungguh sungguh menjalani hari demi hari. Karena hari ini seakan akan adalah hari terakhir Anda bisa berjuang untuk anak Anda. Bagi saya, anak adalah sumber tenaga kita untuk bergerak maju, tidak peduli apapun halangannya atau seberat apapun situasinya. Untuk Anak kita berjuang dalam hidup. Sekarang untuk siapa Anda berjuang? Untuk anak juga, untuk istri, untuk orang tua? Atau untuk calon pendamping atau untuk suatu tujuan prinsip yang emosional seperti untuk tabungan haji, beli rumah? Cari alasan paling kuat dan paling emosional dari dalam diri Anda untuk siapa Anda berjuang. Setiap orang punya alasan untuk apa dan untuk siapa dia bisa berkorban dan berusaha secara maksimal.


3.Bagaimana penderitaan yang terjadi kalau saya tidak lakukan ini dengan sungguh sungguh. 

Sekarang apa yang terjadi kalau kita tidak bersungguh sungguh dan usaha yang kita lakukan akhirnya gagal, dipecat dari perusahaan, digantikan posisi oleh orang lain, diputus kontrak proyek karena hasil kerja kita dibawah standard? Apakah hanya kita yang menderita? Tentu saja tidak, anak kita akan ikut menderita, istri dan orang tua yang menggantungkan hidupnya pada kita juga akan menderita. Misalnya kita tidak bisa membayar hutang hutang dan hidup akan selalu gelisah karena dikejar debt collector. Untuk menjadi gagal karena tidak bersungguh sungguh tidak butuh waktu yang lama untuk melihat dampaknya dari kegagalan, tapi justru kita akan menderita penderitaan dan kesusahan yang lama dan panjang sebagai konsekuensi tidak bersungguh sungguh ini. Jika dipercaya orang memegang sebuah amanat pekerjaan/ bisnis maka bersungguh sungguhlah menjaga amanat tersebut, karena jika kita cederai kepercayaan tersebut maka tidak akan ada lagi yang pernah menyerahkan kepada Anda hal hal penting dan selamanya Anda tidak akan menjadi orang penting. Jangan melihat itu hal hal kecil atau hal hal besar. Jka Anda baru dipercaya menangani hal kecil, tangani dengan baik dan tunjukan Anda mampu bersungguh sungguh menyelesaikannya dengan sempurna. Bersungguh sungguh menupayakan berarti akan “memaksa” Anda untuk belajar, mengeksplore, mencari, berusaha keras dengan inisiati Anda bagaimana tugas tersebut bisa selesai dengan sempurna dan tepat waktu sesuai dengan tujuan si pemberi tugas. Kelak sesudah itu Anda menerima kepercayaan untuk hal yang lebih besar lagi , dari lebih banyak orang penting. Makin hari, bulan, tahun Anda akan berbeda jauh lebih bernilai dari Anda yang 5 tahun yang lalu karena Anda bersungguh sungguh, begitu seterusnya level Anda akan makin meningkat. Bagaimana Anda bisa menangani hal besar jika dalam menangani hal kecil saja Anda tidak bisa bersungguh sungguh. Jadi jika ingin derajat social, ekonomi dan lingkungan Anda meningkat terus, bersungguh sungguhlah dalam mengerjakan sebuah amanat/ tugas yang saat ini sedang Anda pegang. Jika tidak , maka Anda akan menderita disepanjang sisa umur Anda.


4.Apakah saya masih punya waktu dan kemampuan untuk mengulang kesempatan ini kembali.

Sekarang mungkin usia Anda sudah 30 tahun, lalu Anda tidak bersungguh sungguh menjalani pekerjaan Anda. Selama 5 tahun terus saja Anda melakukan standard kerja yang tidak memuaskan pimpinan dan akhirnya di usia 35 tahun Anda terpaksa dipecat. Apakah Anda berpikir akan lebih mudah mencari pekerjaan baru di usia 35 tahun? Apakan Anda pikir tenaga Anda masih cukup fit untuk mengambil kerja lebih fisik karena kerja kantoran tidak ada persahaan yang menerima menimbang track record Anda di perusahaan sebelumnya? Apakah kumpulan skill yang Anda miliki sekarang masih mampu bersaing dengan generasi lebih muda yang lebih tinggi dan lebih compatible skillnya dengan tuntutan pekerjaan, bahkan banyak pekerja datang dari luar negeri jika Anda bekerja di perusahaan multinasional. Zaman Anda telah lewat dan jika pada zaman itu Anda tidak sempat menjadi “sesuatu” maka akhirnya Anda hanya jadi debu debu zaman karena dari awal saat masih punya kesempatan Anda tidak bersungguh sungguh. Pikirkan jika Anda hanya membuang buang waktu untuk kesenangan sesaat maka selanjutnya Anda akan menderita selamanya karena Anda sudah tidak punya waktu dan tenaga untuk kembali mulai dari nol lagi.

Demikian kiranya Pak Ahmad Wijaya paradigma berpikir yang harus bapak susun agar bapak bisa bersungguh sungguh menjalani apa saja dalam kehidupan ini. Bukan hanya dalam hal posisi karir dan pekerjaan, tapi seluruh aspek hidup. Menjaga keharmonisan keluarga misalnya.  Jika sudah punya keluarga yang bahagia, istri yang setia, maka bersungguh sungguhlah menjaga komitmen kesetiaan dengan pasangan. Jangan sesekali bermain api dengan wanita lain, karena saat saat indah bersama keluarga Anda tidak akan bisa terulang lagi jika Anda menghianati istri.

Menyesal tidak bisa di depan dan pasti terjadi dibelakang. Pada saat itu Anda akan menyesal kehilangan sesuatu yang sangat berharga dan tidak bisa mengulangnya lagi. Jadilah orang yang beruntung, yaitu hari esok lebih baik dari hari kemarin. 

SEMANGAT SUKSES ( Mirza A.Muthi )



Selasa, 01 Maret 2011

CARA MEMBUAT FRANCHISE BISNIS KONSULTAN

TANYA:" Cara membuat franchise bisnis konsultan"

Dear Bp.Mirza,
Saya T. Setiawan,kami bergerak dibidang jasa penjualan software akuntansi,sistem akuntansi,apraisal,implementator software.
Bisnis kami berjalan msh konvensional,artinya buat surat penawaran,demo,deal,implementasi,kelar,bayar,udah. Kami bermaksud membuat cabang di beberapa kota,dg cara menjadikan franchise usaha ktr konsultan tsb.
Pertanyaan saya,apa yg perlukan spy ide sy tsb bisa terealisasi?
Terima kasih.

Salam,

T.Setiawan

JAWAB

Yth Bpk Setiawan. Apakah produk software bapak dari merk yang sudah terkenal? Jika belum maka produk software implementasi system ini termasuk usaha konsultan karena keberhasilan penawaran sampai kastemer memutuskan untuk membeli software ini 80% dari performance presentasi mengenai fungsi dan kehandalannya jika dibanding tidak menggunakan software sejenis sekaligus juga jika dibanding dengan competitor software sejenis yang ada di pasaran. Sebelum difranchisekan, tentunya bapak sudah harus memiliki track record baik dulu di outlet tempat bapak usaha konsultan system IT ini dahulu. Bagaimana track record performance sales bapak selama ini ? Ada kendala apa yang ditemukan selama ini dan apakah ada jurus jurus efektif untuk presentasi produk bapak agar dimengerti kastemer sampai memutuskan untuk membeli produk bapak. Minimal bapak sudah memiliki track record sales positif selama 2 tahun baru bapak merasa PD untuk memfranchisekan produk IT bapak.

Franchise bukan sekedar mendistribusikan produk agar bisa dijual di banyak tempat. Karena franchise berarti bapak menjanjikan kepada investor bapak yang membeli franchise bapak, bahwa produk dan system yang bapak tawaran kepada investor ( franchisee ) untuk dijalankan 85% akan berhasil mengembalikan modal franchisee dalam waktu yang masuk akal ( misalnya 1 – 2 tahun ). Untuk membuat kantor franchise usaha konsultan juga sangat perlu orang orang yang punya skill bagus di presentasi dan pastinya untuk software ini juga dia harus mengerti keuangan akuntansi karena pasti dibutuhkan untuk demo kasus dan menawab pertanyaan kasus dari calon kastemer. Tenaga skill seperti ini tidak bisa mendadak dicari di lowongan Koran pada saat nanti outlet baru dibuka, apalagi dibuka di daerah bukan kota propinsi. Perlu training center di kantor Pusat bapak untuk mempersiapkan tenaga skill ini. Ditraining masalah produk IT bapak, contoh contoh kasus, simulasi scenario cara menjawab pertanyaan dan harus siap dikirim ke lokasi outlet franchise yang baru dibuka. Memang ada cost untuk “menjaga” orang orang training ini sampai setiap orangnya punya lokasi kerja sendiri sendiri, tapi itulah kebutuhan skill di bisnis jasa konsultan, tidak bisa ditawar tawar lagi. Untuk awalnya cukup 2 orang dulu yang detraining intensif sampai paham A to Z nya produk bapak. Cari orangnya yang pintar otaknya, pintar bicara dan baik penampilannya serta bersedia bekerja di luar kota. Nanti setiap orang ini harus mengajarkan kepada orang local karyawan di outlet agar juga punya kemampuan presentasi yang standard.

Itu kalau memang kondisi perusahaan bapak persis seperti yang saya sampaikan. Tapi kalau usaha bapak saat ini sudah profitable dan perusahaan yakin sudah punya team marketing sales yang kuat dan siap ditempatkan sampai ke luar kota, maka selanjutnya bapak harus membuat system control dan marketing plan standard , membuat proposal franchise dan merancang perjanjian franchise.

Demikian Pak Setiawan saran dari saya. Memang baru sebatas pondasi persiapan. Tapi kalau pondasi bapak sudah kuat, pasti bangunan diatasnya seterusnya lebih mudah dan bapak bisa lebih cepat membangun bisnis konsultan software IT bapak.

SEMANGAT SUKSES ( Mirza A.Muthi )  

MENERAPKAN LANGKAH POAC DALAM IMPLEMENTASI STRATEGI

TANYA :"Menerapkan langkah POAC dalam implementasi strategi"

Yth Pak Mirza

Saya adalah Manager di usaha bidang pendidikan. Dalam menerapkan strategi baru, rasanya di dalam konsep kertas saya sudah buat semaksimal mungkin. Tapi setiap dilaksanakan di lapangan selalu tidak ada hasilnya. Apa yang salah dari hal ini ya pak? Mohon pencerahan.

Chairon - Cinere

Jawab:

Pak Chaeron yang tetap semangat

POAC ( Planning – Organizing – Action - Controlling )

Sering disampaikan oleh para pakar management dalam buku buku maupun dalam seminar marketing. Panduan jurus singkat bagi para pelaku bisnis/ usaha untuk menjalankan strategi aplikasi di lapangan. Mari kita coba bahas secara sederhana setiap step-nya.

PLANNING : inilah yang dikerjakan Pak Chairon selama ini, konsep di atas kertas. Perhatikan: dalam membuat konsep harus diperhatikan apa yang dibutuhkan untuk implementasi di lapangan. Sumber Dayanya harus menunjang. Cukupkah dengan ketersediaan saat ini atau jika perlu ditambah, sampai seberapa jauh / besar kemampuan untuk ditingkatkannya. Sumber Daya Uang, Sumber Daya Manusia, Sumber Daya Pendukung : Peralatan, kebijakan. Termasuk juga ketersediaan waktu apakah memungkinkan sampai target yang ingin dicapai terealisasi. Jika kita membuat konsep diluar kemampuan yang kita miliki itu sama saja dengan membuat proposal yang harus menunggu kapan proposal itu bisa disetujui baru bisa dilaksanakan. Padahal strategi aplikasi sifatnya lebih urgent dan butuh implementasi segera karena bisa dilaksanakan di level Pak Chairon sebagai manager, tidak perlu pengajuan dan persetujuan sampai level Direktur atau owner. Langkah pertama dalam pembuatan planning adalah harus diperiksa dulu sumber dayanya yang kita punya. Contoh yang paling urgent : Manusianya, apakah skillnya cukup? Communication skill misalnya. Dalam strategi Anda menuntut seseorang mempresentasikan penawaran program dengan sedemikian menariknya sehingga orang tertarik dan memutuskan untuk membeli. Tapi setelah Anda cek lagi sumber daya manusia yang Anda punya sepertinya ada kendala. Jangankan untuk presentasi, bahkan dalam bicara sehari haripun karyawan ini tampaknya sangat pemalu. Bukannya tidak bisa di-training untuk meningkatkan skill, tapi hasil dari trainng tentu saja membutuhkan waktu lagi sedangkan strategi Anda harus segera dijalankan.  Sekurang kurangnya modal sumber daya yang sebuah perusahaan atau unit terkecilnya department/ bagian  harus punya ialah Manusia ( baca : karyawan ). Maka sejak dari awal merekrut karyawan untuk perusahaan perlu ditekankan pentingnya menerapkan standard minimal persyaratan karyawan yang bisa bergabung dengan organisasi kita dan cocok dengan kriteria bisnis kita agar kumpulan kumpulan manusia ini bisa berfungsi sebagai team work dan berdaya guna sebagai mesin produksi perusahaan, bukan malah jadi “terlalu banyak rem” di perusahaan Anda karena justru para karyawannya sendiri yang selalu me”ngerem” laju perusahaan yang sebetulnya ingin berlari. Jika perusahaan Anda tidak punya kumpulan karyawan yang kondusif dan produktif, maka jangan harap strategi aplikasi yang Anda buat akan pernah berjalan sesuai harapan. 

Jika sejak perencanaan dirasakan butuh tambahan budget mendesak, maka sampaikan ke pimpinan atau owner bahwa, misalnya jika project ini ditambah dengan dana sekian lagi di luar kas perusahaan maka akhirnya akan dapat profit 3 x dari anggaran project.  Dari segi bisnis pasti hal ini menjadi tantangan bagi owner untuk meningkatkan kinerja bisnis dan omzetnya. Jangan sebuah strategi dipaksakan jika budgetnya tidak cukup karena setiap stepnya juga tidak akan berjalan dengan sempurna.

Check catatan diatas adalah untuk para manager yang selama ini merasa implementasi atau target yang dicapai tidak sesuai dengan planning. Jadi sebetulnya belum masuk ke tahap PLANNING itu sendiri.  Planning dalam merancang sebuah strategi harus melihat target dahulu.

Target Sales: Siapa yang ingin dituju, untuk segmen ibu ibu, keluarga atau umum atau mahasiwa, dan lain lain. Dari skala ekonomi social berapa rupiah? Bagaimana life stylenya, trend demandnya dan potensi growthnya. Maka targetnya Omzet bulan depan harus lebih tinggi dari bulan lalu.

Target brand building: untuk memperkenalkan brand agar lebih dikenal? Dibuat event yang seberapa besar, seberapa luas coverage areanya. Targetnya maka bulan depan harus lebih banyak orang tahu tentang usaha/ brand kita dan lebih luas radius awareness sekian km dari bulan lalu.

Target mengatasi masalah: Misalnya mengatasi competitor atau menyiasati kurang strategisnya lokasi outlet. Maka targetnya tentu saja berimbas pada peningkakan omzet dan pelanggan. Paling tidak terlihat suasana outlet jadi lebih ramai dan aktif disbanding bulan lalu.

Maka setiap step yang tersebut dalam planning tersebut harus mengarahkan kepada satu target tersebut. Yang perlu diperhatikan setiap planning terdiri dari beberapa step yang mungkin dikerjakan oleh beberapa PIC ( Person in charge ). Pastikan para PIC tersebut tahu maksud dan tujuan pentingnya melaksanakan step tersebut sesuai petunjuk teknisnya dan sesuai time plannya, agar di ujungnya seluruh step berjalan di satu rel dan tepat waktu. Jangan lupa, orang bisa “bekerja dengan hati” jika dia tahu dan paham dengan jelas maksud dan tujuan dia harus mengerjakan suatu hal, bukan sekedar disuruh lalu kerjakan.

ORGANIZING : Merekrut karyawan yang cocok, produktif dan bisa satu visi misi dengan tujuan perusahaan adalah tahap organizing pertama yang terpenting. Mengorganisasikan person dengan spesifikasi yang tepat pada posisi/ jabatan yang tepat untuk fungsi yang tepat. Ini adalah kunci di setiap suksesnya teamwork. Mengelola manusia dengan spek dan posisi yang tepat sesuai dengan kerangka kerja yang sudah digariskan manager adalah cara menjalankan organisasi project. Termasuk jika ada gesekan atau overlap antar posisi atau malfungsi dari dept terkait yang mengakibatkan konflik internal atau keresahan kerja lain maka harus segera ditangani secara benar dan penyelesaiannya diterima seluruh teamwork. Manager menggunakan kewenangannya untuk mengatur jalannya pekerjaan tiap PIC, bahkan segera mengganti PIC jika di perjalanan dirasakan PIC ybs kurang kompeten. Jangan karena 1 PIC kurang kompeten tapi seluruh strategi yang sedang berjalan terancam berantakan.

ACTION : Rencana tinggal rencana di atas kertas jika tanpa Action. Setelah semua kerangka kerja, PIC, maksud dan tujuan strategi/ pekerjaan ini jelas dan disepakati seluruh anggota teamwork, maka saatnya DILAKSANAKAN / ACTION. Yang dibutuhkan dalam Action ini adalah time schedule. Disana dipaparan secara jelas PIC bertugas untuk pekerjaan apa, time limitnya sampai berapa lama untuk selanjutnya disambung lagi oleh PIC lainnya, dan seterusnya. Alur kerjanya harus mulai dari dept mana , disupport oleh dept mana, diarahkan ke siapa. Pastikan tidak ada jeda antar proses yang mengakibatkan hilangnya momentum kerja.   

CONTROLLING : Kontrol ada dibawah kewenangan Manager yang menerima report, memberikan pengarahan harian, mingguan, peninjauan berkala langsung lapangan, memberi penilaian ataupun koreksi kepada seluruh anggota teamwork maka seluruh progress pekerjaan harus dianalisa per termijn. Kontrol selama project berjalan dibutuhkan untuk mengarahkan apakah betul betul semua kerja PIC dan dept terarah ke satu tujuan, mengawasi apakah teamwork bekerja sesuai kerangka kerja, apakah ada kendala lapangan, apakah masih masuk rencana budget. Dengan menganalisa progress secara berkala maka jika dibutuhkan action alternative, action pendamping, action flexible atau action percepatan maka sepenuhnya harus ambil action berdasarkan penilaian manager dan disepakati oleh seluruh teamwork. Jika Manager hanya melepas project di awal waktu dan baru dicek lagi pada saat limit waktu habis, maka kemungkinan besar project tsb tidak akan berjalan baik sesuai planning dan hasilnya tidak akan tercapai sesuai target.

Demikian, mudah mudahan bisa dipahami kenapa strategic planning di atas kertas kadang tidak bisa dijalankan sesuai harapan. Jangan menyerah, setiap kesalahan masih bisa diperbaiki dan hasilnya pasti bisa lebih baik lagi.

SEMANGAT SUKSES ( Mirza A. Muthi )

PENGUSAHA vs KARYAWAN?

TANYA :"PENGUSAHA vs KARYAWAN?"


Pak Mirza, semangat sukses

Saya ingin sekali jadi pengusaha mandiri, tapi dalam bayangan saya menjadi pengusaha adalah sesuatu yang tidak pasti. Sekarang saya masih jadi karyawan dan ini buat saya lebih aman dan lebih pasti daripada menjadi pengusaha. Apa lebih tepatnya saya jadi karyawan juga tapi buka usaha sampingan juga. Bagaimana menurut pandangan bapak?

Terimakasih

Hidayat, Jakarta


JAWAB:

Semangat sukses juga Pak Hidayat

Memang  pak, jadi karyawan memang pasti. Pasti dapat gaji cuma Rp. 5 juta sebulan sehingga kalau mau beli rumah harus menabung  sisa gaji selama 5 tahun untuk bisa membayar Dp-nya.  Dalam 5 tahun ke depan Pasti sudah bisa dihitung nanti tahun depan paling tinggi akan dapat kenaikan gaji paling hanya sampai Rp. 6 juta per bulan. Pasti dipecat kalau malas bekerja atau performance kerja dinilai buruk oleh atasan, Pasti posisi akan diganti oleh karyawan baru yang lebih pintar jika kita tidak bisa mengembangkan diri menyesuaikan kebutuhan bisnis perusahaan. Pasti nanti setelah pensiun kerja kita bingung mau ngapain lagi dan uang pensiun pelan pelan akan habis terpakai. Pasti baru mau mulai usaha setelah pensiun  juga sudah berat karena umur sudah terlanjur tua dan kesehatan sudah menurun. 

Sebaliknya jadi pengusaha betul Tidak Pasti. Tidak pasti dapat Rp. 5 juta omzet sebulan, kalau kita berusaha lebih keras bisa dapat Rp. 10 juta, dengan cara yang lebih smart bisa dapat proyek Rp 20 juta sebulan. Tidak Pasti kalau kita punya target beli mobil mewah harus menunggu 5 tahun baru bisa mengumpulkan Dp, bisa jadi nanti tahu tahu 1 tahun ke depan ternyata usaha kita booming sehingga sudah bisa bayar Dp atau langsung beli lunas. Tidak Pasti kita punya 1 usaha, kalau sudah senang dan ada kesempatan bisa saja kita tambah buka 2 usaha lagi, atau bermitra dengan satu perusahaan agak besar. Tidak Pasti nanti anak kita setelah lulus kuliah harus kerja di perusahaan orang, karena dia sudah langsung bisa bekerja di perusahaan bapaknya jadi bos sendiri dan bapak tinggal santai di rumah. Dan biasanya kalau jadi pengusaha secara otomatis bapak akan lebih banyak ketemu orang luar dibanding hanya jadi karyawan back office yang diam di kantor terus misalnya. Jaringan yang bisa dibuat itu adalah asset tak ternilai bagi opportunity bisnis di masa depan, apalagi jika bapak dikenal sebagai orang yang smart, bisa dipercaya dan pebisnis yang berhasil. Banyak kesempatan bapak menjalin kemitraan bisnis dengan pihak lain. Jaringan bisnis adalah salah satu kunci sukses saat ini. Sekali lagi , tidak pasti bapak punya teman 10 orang terus itu itu saja selama 5 tahun, bisa jadi bulan ini tambah lagi 5 orang, bulan depan karena masuk komunitas bisnis bisa tambah teman lagi 50 orang sekaligus. Tiap bulan terus bertambah masuk ke jaringan di level orang orang yang lebih hebat lagi. Sangat senang dan bermanfaat jika kita memiliki kawan kawan dari lingkungan yang positif dan optimis, membawa kemajuan dan manfaat untuk kita sendiri. Lain prespektif orang jika kita masuk sebagai pejabat dengan masuk sebagai mitra bisnis.

Pasti atau Tidak Pasti tergantung dari cara pandang kita dari sudut mana dan bagaimana mindset yang tertanam dalam benak kita.  Menjadi karyawan juga bukan hal yang jelek. Menjadi karyawan juga bisa berinvestasi pada asset. Misalnya tabungan bapak dialokasikan untuk membuat kost kost-an, sehingga disamping gaji bapak juga punya income dari sewa kamar kost. Hanya saja waktu dan pikiran Anda sebagai karyawan yang berinvestasi tidak penuh dicurahkan jika Anda betul betul menjadi pengusaha sejati. Jika Anda jadi pengusaha, maka seakan akan “hidup mati” Anda ada di usaha tersebut. Anda akan berusaha semaksimal mungkin bagaimana usaha yang sedang Anda jalani bisa berhasil dan menghidupi keluarga Anda, bisa membayar gaji karyawan Anda, dan mudah mudahan bisa diwariskan pada anak Anda. Kesungguhan menjadi pengusaha total atau menjadi karyawan yang menyambi menjadi pengusaha akan berbeda. Dan perbedaan itu yang akan membedakan hasil akhirnya. Atau bahkan karir bapak di kantor jadi goyang karena focus bapak terpecah antara kantor dan usaha di rumah. Karyawan dan Pegusaha sama sama baik jika dijalankan secara cerdas tujuan dan cara pengelolaannya. Semua terserah kepada bapak. Dan pastikan, bapak pasti bisa ! 
SEMANGAT SUKSES ( Mirza A.Muthi )

Minggu, 06 Februari 2011

TOKO FURNITURE DI TASIKMALAYA

TANYA"TOKO FURNITURE DI TASIKMALAYA"

Yth, Bpk Mirza

Sebelumnya terima kasih sudah bersedia sharing banyak hal dengan saya. Saya akan jawab dulu poin poin pertanyaan dari bapak sbb:

Saya memiliki bisnis toko furniture yang terletak di Pulau Jawa, tepatnya di Tasikmalaya. Saya rasa lokasi cukup strategis pak. kebanyakan angkutan umum melintas di depan toko. Tapi area parkir kecil pak. hanya mengandalkan area di depan toko saja, untuk mobil bisa 2-3 mobil saja. Sayangnya, banyak pengendara yg parkir begitu saja padahal tidak berkunjung ke toko saya.

Yang biasa datang membeli ke toko selama ini menurut pengamatan saya kebanyakan menengah ke bawah, hanya sebagian kecil yg berekonomi kuat yg datang berkunjung. Produk furniture yang saya jual untuk saat ini saya menggunakan 1 brand saja dari 1 pabrik, berhubung saya menggunakan sistem konsinyasi dengan pabrik yang saya kenal.

Kurang dari radius 5 km ada toko furniture lain pak. kurang lebih 4 toko besar dan umurnya sudah cukup lama. Untuk fasilitas financing sampai saat ini saya bekerja sama dengan adira. Sayangnya belum ada staff marketing untuk tugas keluar toko. Sekedar sharing, saya kedepannya ingin berencana mempunyai sales door to door. Hanya saja, saya masih bingung mengenai gaji/bonus dari sales, kendalanya kerja sales door to door tidak termonitor. Sampai saat ini saya baru sebar brosur, dan masuk koran lokal.

Saya pernah membuka sebuah toko furniture sebelumnya di toko kakak saya, kebetulan kakak saya bergerak di bidang bangunan. rencananya saya bisa jadi pensuply interiornya. hanya saja tidak begitu lancar. ditambah kendala hama tikus yg menyerang pajangan saya.hal itu membuat toko tersebut harus tutup. lalu saya buka di lain tempat baru 2 bulan, dan hasilnya syukur pada yg maha kuasa, jauh lebih baik dari yg pertama untuk 2 bulan pertama ini.makanya saya sangat ingin mengembangkan lebih dan lebih lagi. Saya juga merasa bersyukur untuk bapak Mirza, yang mau berbagi pengalaman kepada saya yg masih hijau ini..terima kasih pak!regards,

Yogih- Tasik

JAWAB


Yth Pak Yogih
Kita semua sama-sama belajar pak, untuk bisa  lebih baik. Itulah gunanya kita sharing ilmu, semakin sering digunakan semakin bertambah wawasan kita. Tidak ada ruginya. Seperti saat bapak menjawab poin poin pertanyaan dari saya, dan sudah bapak bisa jelaskan di atas ini sebetulnya bapak sudah bisa menemukan kekurangan usaha bapak ada di mana, sudah terjawab dengan sendirinya.

Tasikmalaya kota yang sangat menarik. Saya rasa kita pasti bisa ketemu untuk silaturahmi karena saat ini saya jg sedang set up karaoke keluarga di komplek ruko Plaza Asia.

Saya rasa toko furniture bapak sedang dalam tahap berkembang. Dalam tahap ini idealnya memang dibutuhkan dana dan strategi untuk bisa menjadi lebih besar. Ada media promo seperti radio yang memang belum cocok untuk digunakan pada tahap ini. Tapi kita coba kesampingkan dulu masalah dana/permodalan. Kita pakai cara cara praktis saja.

Dari uraian bapak yang menyebutkan ada 4 toko furniture lain yang lebih besar, lebih tua umur eksisnya yang mungkin juga jadi lebih dikenal orang Tasik. Maka untuk bisa menang melawan 4 toko ini, toko bapak harus lebih "menonjol performance" tokonya dibanding 4 kompetitor tsb. Bukan bahkan lebih dihindari karena masalah parkiran yang crowded. Misalnya bapak bilang di parkiran lebih banyak kendaraan orang yang bukan pembeli toko, maka sebetulnya bapak sudah mengalami kerugian. Para calon tamu toko yang sebetulnya mau mampir dan berbisnis dengan bapak tapi tidak jadi dan hanya melewati ruko karena merasa susah dan repot mencari parkir,atau malas parkir jauh dari ruko karena harus berjalan kaki ke toko. Suasana semrawut juga mungkin terlihat jelas di depan toko bapak dan itu akan mengurangi "selera" orang untuk datang ke toko bapak. Dalam bisnis, toko/ ruko bapak beserta seluruh fasilitas dan potensinya adalah asset yang tidak boleh dibiarkan, harus dimanfaatkan semaksimal mungkin.

Pikirkanlah mengenai potensi kerugian: Kalau 1 hari saja ada 5 orang yang gagal datang ke toko karena masalah parkir ini dan setiap orangnya ada potensi memasukkan omzet Rp. 500.000, maka sebulan bapak akan bisa kehilangan potensi sales senilai Rp.75.000.000. Jumlah yang besar bukan? Itu sebabnya pemilik usaha harus strict pada masalah parkir karena itu adalah faktor penting bagi kepuasan service pelanggan.

Daripada bapak relakan area parkir tsb untuk mobil mobil dan motor yang tidak ada kepentingannya dengan toko bapak, lebih baik bapak majukan display furniture bapak sampai setengah area ke depan di area parkiran. Selain bapak "menegaskan" bahwa ini adalah wilayah teritorial toko bapak, juga memperluas area display bapak di luar toko. Display di area terbuka bisa lebih terlihat dibanding display di dalam toko yang kadang terlihat gelap.

Untuk aman barang di outdoor dari hujan dan panas maka bisa dipasangkan canopi sepanjang area parkiran. Pemasangan canopi ini akan menciptakan "kesan ruang" sehingga juga akan lebih menegaskan bahwa area parkiran ini bukan area umum. Walaupun tidak dipalang pasti orang luar yang tidak hendak ke toko bapak akan berpikir ulang untuk parkir di depan toko. Agar suasana lebih segar dan menarik tempatkan beberapa assesories misalnya pot-pot tanaman, bunga, tanaman lain dalam pot disekeliling bagian luar parkiran. Pasang umbul umbul promo di deretan depan parkiran untuk menarik mata pengendara. Jangan lupa untuk mengecat ulang bagian luar ruko. Walaupun ruko bapak bangunan tua, tapi dengan simple dekorasi seperti ini maka akan merubah image ruko menjadi lebih menarik  Itu saran untuk re-decorasi showroom bapak, mudah mudahan bisa meningkatkan omzet dari penjualan ritel.

Untuk meningkatkan omzet karena sudah didukung oleh adira finance maka bapak bisa coba B2B business to business, yaitu menawarkan springbed bapak secara paket jumlah besar kepada perusahaan. Misalnya untuk mengisi Hotel yang pasti perlu penyegaran springbed yang sudah tua setiap 2 tahun sekali, atau penawaran pemilikan springbed pada karyawan sebuah perusahaan, atau bundling kerjasama dengan perusahaan property atau developer perumahan. Beli rumah Free springbed, jual springbed harga khusus kepada perusahaan property tersebut dan yakinkan bahwa fasilitas tempat tidur adalah barang yang akan dibeli pertama kali oleh pembeli rumah baru. Pasti lebih menarik jika tempat tidur ini sudah disediakan oleh developer.

Saya rasa demikian taktik praktis aplikasi marketing yang bisa bapak coba dengan biaya murah. Kalau bapak yakin akan berhasil, maka pasti berhasil.
SEMANGAT SUKSES ( Mirza A. Muthi )