Selasa, 04 Agustus 2020

BERPRASANGKA BAIK ATAS SITUASI PANDEMIC COVID-19




Ini betul betul tahun yang penuh tantangan. Curhatan senada mengenai kesusahan hidup seperti kena PHK, tidak punya daya beli lagi, dikejar kejar angsuran dan tagihan, rumah, mobil atau motor yang terpaksa harus dilepas ke leasing, anak harus pindah ke sekolah atau kampus yang lebih murah, susah cari kerja ataupun berbisnis, dituntut cerai oleh pasangan, sampai ada rasa putus asa....sampai sejauh mana pengorbanan diperlukan dan sampai kapan cobaan ini akan berakhir. Saat ini mungkin jumlah penduduk atau keluarga mendadak miskin di Indonesia naik 70%  dan rata rata masih usia produktif yang tadinya sangat konsumtif.

Secara pribadi, saat ini saya juga tidak berani gegabah memberikan nasihat ataupun saran karena sayapun termasuk "korban" dari situasi pandemic ini. Dan secara kenyataannya situasi ini memaksa semua orang juga jatuh bangun menghadapi situasi ini. Salah dari mungkin kebanyakan orang yang umumnya adalah, kurangnya persiapan pada saat situasi masih normal. Salahnya pengelolaan keuangan pada saat situasi masih normal dan mungkin pada saat normal bahkan situasi ekonomi Anda masih belum cukup mapan dan solid, sehingga pada saat masih limbung lanjut dipukul jatuh lagi dengan hook covid 19 mengakibatkan Anda terhuyung huyung atau bahkan ada yang menjelang Knock Out. Sebelumnya Anda merasa nyaman dan aman dengan cara Anda menjalani hidup dan mengelola uang karena semua seperti mengalir berputar dari bulan ke bulan. Airnya masih bisa dibagi bagi ke ember ember yang memang harus diisi. Namun begitu sumber uangnya mampet atau pompa airnya rusak, maka semua saluran jadi kering dan sudah tidak ada lagi yang bisa didistribusikan ke ember ember yang harusnya diisi air. Kita tidak punya tangki penampungan air yang cukup atau bahkan tidak punya tangki air sama sekali untuk menyimpan air di saat darurat seperti ini. Maka bencana kekeringanlah yang terjadi.

Situasi ini secara positif harusnya menyadarkan kita semua, bahwa jika kita bisa selamat dari situasi ini maka ada gaya hidup dan kebiasaan kelola uang yang harus kita perbaiki dan rubah secara ekstrim agar kita bisa tetap survive di situasi cobaan berikutnya. Banyak karyawan perusahaan swasta dipecat, sebaliknya yang dagang makanan atau punya kios sembako masih bisa bertahan. Banyak asumsi yang tadinya valid saat ini jadi seperti dimentahkan. Jadi karyawan ternyata bukan situasi yang aman juga. Jadi pedagang atau pengusaha UKM ternyata bukan pilihan mencari nafkah yang terlalu beresiko juga. Tidak ada jenis pekerjaan, situasi hidup dan kestabilan ekonomi yang betul betul aman dan nyaman. Demi keluarga kita, hendaknya dalam upaya menghasilkan uang, kita berusaha seolah olah kita akan mati esok hari, sehingga segala sesuatu yang sifatnya pengeluaran uang harus betul betul kita pikirkan baik baik. Apakah pengeluaran ini perlu atau belum perlu. Apakah ini kebutuhan atau hanya sekedar keinginan. Dan segala sesuatu pengeluaran/investasi  yang sifatnya bisa menghasilkan uang dan bukan hanya dari satu sumber penghasilan, harus kita pertimbangkan untuk jadi prioritas untuk dilaksanakan.

Banyak diantara kita yang bisa survive di situasi ini karena ada bantuan saudara, sahabat  dan teman. Diantara kita saling bantu sedikit sedikit tapi sambung menyambung. Maka betapa kita saat ini menyadari, pentingnya tolong menolong sesama kita disaat pandemic ini. Di masa seperti ini kita menghilangkan keegoisan kita atas apa yang harusnya jadi hak kita. Belajar berempati pada kesusahan kawan kita atau orang lain dan aktif membantu sebisa kita selagi kita masih ada kemampuan ekonomi, mengajarkan bahwa ekonomi bisa dibangun atas dasar ekonomi kerakyatan, tidak usah besar tapi bergotong royong dan saling bantu dari lapisan lapisan kelas masyarakat. Bahwa pada akhirnya kita disadarkan bahwa melihat orang lain bahagia atas sedikit saja bantuan yang bisa kita berikan. Jika biasanya kita berasumsi jumlah tsb seperti kecil kalau dulu kita sumbangkan atau donasikan, ternyata bisa diterima dengan rasa syukur yang tinggi. Bagi kita ada rasa puas dan nikmatnya bisa mengalahkan jika kita belikan uang tsb sekedar barang konsumsi yang kita mau. Memberi ternyata tidak perlu harus menunggu sampai mencapai jumlah atau nilai yang besar. Memberi dari jumlah yang kecil tapi tepat pada orang yang membutuhkan, ternyata disyukurinya sangat luar biasa. Dan bagi yang memberi, rasa nikmat dari iklasnya memberi ternyata sangat luar biasa. Sangat bermanfaat dan berpahala tentunya.

Belum lagi kebiasaan kita menjaga hygienitas diri sendiri saat ini diperbaiki. Baju harus lebih tertutup dan jangan banyak terbuka. Badan harus selalu bersih, tangan harus sering dicuci, disitu jadi jelas betapa pentingnya berwudhu sampai minimal 5x sehari. Kondisi tubuh juga harus selalu fit maka jangan lupa menjaga kesehatan dan jangan terlalu capai berlebihan agar daya tahan tubuh selalu prima sehingga imunitas tubuh tetap prima. Bukan hanya kondisi kesehatan pribadi tapi minimal kondisi kesehatan seluruh anggota keluarga kita.  Berolah raga rutin wajib seluruh anggota keluarga. Aktifitas berolah raga bersama bisa mempererat juga komunikasi cair dan rasa kasih sayang diantara keluarga. Luangkan waktu lebih banyak untuk keluarga, karena ternyata bekerja dari rumah juga bisa kita lakukan tanpa harus "membuang umur dan energi" di kepadatan jalan raya. Bahkan mungkin sekarang Anda tersadarkan kalau ternyata Anda bisa mengerjakan hal pekerjaan baru yang juga menghasilkan, padahal selama ini Anda berpikir kemampuan bekerja Anda hanya di bidang yang sudah biasa tahunan Anda lakukan selama ini.

Maka kita yakini, setiap kali Alloh SWT menetapkan kuasanya pada manusia apalagi dalam skala besar seperti situasi pandemic ini, maka pasti ada maksud tersirat dan tersurat. Tidak pernah ada kejadian atau ketetapan Alloh SWT yang sia sia. Maka hendaknya kita harus secara positif dan berprasangka baik atas situasi ini. Semoga dibalik awan mendung ini dan di masa depan pasti matahari akan bersinar kembali dengan udara yang lebih segar dan kita akan menyambutnya dengan semangat baru.

SEMANGAT SUKSES
(Mirza A.Muthi)

Jumat, 03 Juli 2020

Bagaimana Kita Berani Berubah?


"Zona Nyaman" sering disebut sebagai waktu dan tempat dimana rata rata kita sebagai manusia enggan beranjak melakukan perubahan. Lebih baik kita bangun tidur, lalu memulai aktifitas yang sudah sangat kita akrabi sehari hari. Tempat dan aktifitasnya seperti sudah otomatis kita jalani dan waktunya mungkin sudah bertahun tahun. Tidak banyak masalah, ada hasilnya yang jelas dan tidak ada resiko, makanya bisa disebut nyaman. Sehingga dalam kondisi normalpun kadang kita terlena dan kaget misalnya pada saat anak mau masuk kuliah atau perlu biaya pengobatan orangtua kita tidak ada uang yang cukup karena apa yang kita usahakan selama ini belum ada ketahanan finansial untuk kebutuhan mendadak atau kebutuhan tambahan di masa depan.

Lalu datang situasi yang mengharuskan semuanya berubah. Dipaksa untuk bergerak berpindah dan tidak bisa lagi menjalani rutinitas yang selama ini sudah bertahun dijalani. Seperti masa pandemic covid-19 ini, sebagaimana kita tahu banyak yang sudah settle bekerja tahunan mendadak kena PHK karena pertumbuhan ekonomi terjun bebas sangat drop dan iklim bisnis turun drastis. Usaha yang tadinya jadi mata pencaharian utama Anda, mendadak lumpuh dan Anda harus berpikir berganti bidang usaha. Kalaupun perusahaan Anda masih survive tapi usaha mitra mitra support perusahaan Anda kolaps dan mau tidak mau berimbas kepada produktifitas usaha Anda. Bahkan untuk Anda datang ke tempat usaha atau Anda bisa membuka tempat usaha sajapun sudah dilarang. Penghasilan rutin lenyap sementara kebutuhan biaya hidup tidak berkurang dan kewajiban membayar angsuran tetap berjalan. Seketika zona nyaman Anda jadi ambyar dan terbayang masa depan Anda tidak lagi indah seperti biasanya. Dunia Anda terasa kiamat dan sekejap Anda putus asa. 

Jangan putus asa dan menyerah..Bersyukurlah karena Anda masih hidup, masih sehat dan masih ada. Lalu bagaimana mindset yang harus dibangun agar beban ini tetap terasa ringan melangkah dan berani berubah?
            1. Bukan hanya saya yang menerima bencana ini, tapi banyak juga lainnya. Maka ini adalah bencana nasional, artinya dampaknya sistematis dan menyeluruh kepada seluruh masyarakat. Dari mulai segmen ekonomi bawah bahkan sampai ekonomi menengah. Jikapun segmen ekonomi atas belum terlalu terasa karena mereka masih punya ketahanan kebutuhan pokok. 
            2. Tidak berubah maka saya mati. Maka ini saatnya setiap orang bertanggung jawab terhadap kelangsungan hidupnya sendiri dan keluarga atau yang masih mampu menolong masyarakat lainnya yang membutuhkan. Jangan menunggu uluran pemerintah karena pemerintah hanya membantu untuk yang benar benar membutuhkan. Tapi untuk bisa bangkit dan membangun kehidupan normal lagi pasca covid-19 adalah tanggung jawab pribadi.
            3. Masih banyak anggota keluarga yang membutuhkan perjuangan saya. Jika Anda adalah kepala keluarga dan istri , anak, orangtua Anda masih membutuhkan penghidupan dari Anda, maka bersemangatlah. Itu jalan ibadah Anda. Berkeinginan kuatlah untuk segera bangkit dan jangan berlama lama jatuh. Makin lama Anda berdiam meratapi diri makin besar ada kemungkinan Anda mengalami depresi dan mungkin saja putus asa.
            4. Cari informasi sebanyak mungkin untuk opsi jalan keluar dari segala kesulitan. Yakinlah bahwa selalu ada peluang jika Anda keluar, bertemu dengan orang orang tentunya dengan tetap menjaga protokol kesehatan. Atau saat ini Anda bisa mencari informasi via online seperti youtube, webminar, WA grup, meeting zoom dengan orang orang tertentu. Makin banyak Anda dapatkan informasi makin banyak Anda memiliki opsi untuk jalan keluar.
            5. Segala kesulitan dan masalah bisa saja terjadi dan hal tersebut adalah biasa saja. Pada saat Anda mengumpulkan informasi dan mengolahnya, mendiskusikannya dengan keluarga, kadang muncul pesimisme baik dari Anda maupun dari keluarga. Jangan terlalu membesar besarkan gambaran resiko di depan atau Anda tidak akan mulai berubah. Perubahan adalah alami saja dan harus terjadi dan kita harus bisa beradaptasi.
            6. Masih banyak yang bisa saya pelajari diluar yang saya sudah tahu. Ada 1000 cara hidup dan cara mencari uang yang tersedia diluaran sana selain yang sudah terbiasa Anda dan keluarga Anda lakukan selama ini. Tinggal kita mau mempelajari dan menjalankannya opsi yang paling mungkin bagi kondisi kita saat ini. Bisa kita jalankan sendiri atau kita berkolabirasi dengan kawan lain yang bernasib sama tapi satu tujuan untuk menjalankan usaha bersama. Waktu pasti terus berjalan dan saya harus bergegas.
            7. Saya hanya perlu waktu sedikit saja untuk mulai terbiasa lagi. Jalankan, mulai saja dulu sebelum Anda kehabisan uang, tenaga dan keburu dipenuhi pesimisme. Jika Anda sudah mulai maka Anda tidak akan bisa berhenti di tengah jalan. Anda harus dipaksa untuk berpikir dan mencari jalan. Biasanya dari sana usaha akan menemukan jalannya. Dari sehari hari Anda akan menjadikannya kebiasaan baru dan Anda mulai lupa zona nyaman Anda dahulu. Jika hari demi hari dijalani dengan gembira tidak akan terasa sudah berapa lama waktu dihabiskan karena tujuan keberhasilan di depan sudah semakin tampak. Terpenting Anda mulai berhenti meratap dan menyalahkan siapa siapa melainkan terus fokus pada usaha baru Anda.
            8. Saya orang hebat, dan bagian dari orang orang hebat lainnya yang ada maka saya pasti bisa! Dengan Anda sudah memulai hal yang baru saja menandakan bahwa Anda orang hebat. Anda tinggal terus berkomitmen dan kosisten melanjutkan langkah Anda. Tidak ada yang bisa menghentikan Anda walaupun bencana nasional sekalipun.  Keberhasilan adalah hak Anda dan Anda pantas dan wajib  memperjuangkannya demi keluarga Anda. Berkumpulah dengan orang orang hebat lain agar suasana hati Anda tetap positif dan optimis. Pilih lingkungan pergaulan, kawan kawan, komunitas yang kondusif. Jangan berkumpul dengan orang orang pesimis dan apatis, karena mereka justru lebih berbahaya daripada virus covid-19 untuk masa depan Anda.
            9. Dibalik perubahan ini, masa depan saya dan keluarga akan lebih cerah. Anda mulai yakin bahwa jalan baru yang Anda jalani saat ini adalah berkah dan rahmat dari Alloh SWT. Anda tidak akan hilang tenggelam oleh ujian dan cobaan. Anda punya usaha baru, tantangan baru, mungkin juga nanti kawan kawan, relasi, komunitas baru yang akan menyegarkan kembali hidup Anda di masa mendatang. Bergembiralah dan Yakinlah pada diri sendiri dan kuasa Alloh SWT. Ini bukan langkah mundur tapi mempersiapkan keberhasilan.  Sebagaimana Nabi besar baginda rasul Muhammad SAW berhijrah dari Makkah ke Madinah dalam rangka memperkuat syiar Islamnya. Setelah makin kuat dan siap baru kembali ke Makkah lagi secara elegan dengan hasil gemilang.
            10. Ibadahlah yang tekun dan banyak berdoa. Disaat seperti ini makin dekatlah pada Alloh SWT agar hati tenang dan pikiran jernih. Disaat tidak ada tempat mengadu sering sering curhat pada Alloh SWT. DIA maha mendengar dan mengabulkan setiap doa yang penting kita datang menghampiriNYA. Mohon segala urusan kita dimudahkan, dilancarkan dan jangan dipersulit. Karena apapun usaha kita semua Alloh SWT juga yang menentukan hasilnya.
Demikian mindset yang dibutuhkan agar Anda dan keluarga tetap bersemangat menerima ujian ini dan tetapkan hati untuk berhijrah demi masa depan yang lebih cerah. 


SEMANGAT SUKSES 
(Mirza A.Muthi)

Selasa, 02 Juni 2020

PHK dimasa pandemik Covid-19



Semasa pandemic covid19 ini adalah masa susah saya. Sudah kena PHK, tidak dapat pesangon, sampingan gojek juga dilarang cari penumpang, sementara kebutuhan hidup terus meningkat. Ingin bikin usaha walaupun cuma usaha kecil pasti tetap butuh modal. Pinjam ke Bank pasti tidak mungkin karena usaha saya belum mulai. Bagaimana caranya saya dapat support modal dari orang lain yang percaya dengan bisnis saya?

Saat ini situasi memang sangat pelik. Masalah PHK, persediaan uang cash makin berkurang, daya beli sangat turun, pertumbuhan ekonomi berhenti. Ini betul betul bencana ekonomi nasional. Saya juga merasakan kesusahan ini dan ikut berempati atas kenyataan sulitnya menjalankan hidup masa masa sekarang ini. Bisa dibilang kita sedang memasuki awal masa resesi, bertahan hidup saja sudah bersyukur karena pertumbuhan ekonomi mendekati nol. Tapi mudah mudahan tidak sempat resesi berkepanjangan karena pandemic segera berakhir, kondisi usaha mulai recovery dan situasi ekonomi bisa pelan bertumbuh lagi walaupun menyesuaikan dengan the new normal.

Saat seperti ini memang uang cash jadi harta yang paling berharga bagi setiap orang. Tidak peduli itu bagi orang kaya sekalipun, apalagi mereka kalangan menengah terlebih yang masuk golongan miskin, sangat sangat menjaga uangnya yang tersisa agar cukup dipakai untuk kebutuhan paling tidak untuk minimal 3 bulan kedepan sebelum bisa masuk uang lagi. Jangan salah, saat ini bisa saja terjadi secara fisik tampak punya rumah, punya mobil bagus, tapi sama saja tidak punya tabungan uang cash. Malah kondisi financial lebih susah karena banyak angsuran rumah dan kendaraan. Tapi kita bisa saja miskin uang tapi semangatnya adalah jangan biarkan miskin ilmu dan kehilangan harapan. Justru di saat saat seperti ini, bagi mereka yang masih punya uang lebih tapi sudah kehilangan pekerjaan misal karena di PHK tapi ada dapat pesangon, masih ada kemungkinan juga sedang mencari peluang untuk masih bisa memutar uangnya untuk sedikit memberi nafas setiap bulannya sampai kondisi ekonomi normal kembali. Yang tadinya cuma mengandalkan terima gaji setiap bulan sudah aman, maka saat ini harus berpikir usaha apa yang bisa menghasilkan selama tidak ada pekerjaan. Ini bisa kita sebut sebagai peluang emas di saat situasi sulit. Kalau tidak bisa berjuang sendirian, maka cobalah berjuang bersama sama. Bisa jadi juga saat ini mereka yang masih punya uang lebih ini sedang mencari celah usaha. Jikapun mereka tidak turun langsung sendiri, maka ada kemungkinan mereka mencari partner untuk memulai usaha baru mereka tsb. Bolehlah mereka yang seperti ini bisa kita sebut sebagai investor walaupun bukan investor besar. Timing yang pas bagi Anda yang berniat ataupun sudah terbiasa usaha kecil menengah untuk mencari mitra pendana/ investor dan tidak terbiasa berusaha mandiri. Atau sama sama menanamkan modal kecil kecil dan sama sama menggerakan usahanya. Ekonomi gotong royong.

Silaturahimlah dengan kawan terdekat dahulu yaitu tetangga. Namanya tetangga walaupun tinggal di lingkungan yang sama tapi tetap kondisi situasi ekonomi berbeda beda. Tapi jika bertemu dan sama sama terbuka menyampaikan maksud kebutuhannya, bisa jadi ada jalan keluar. Kalaupun Anda belum punya usaha tapi mungkin Anda bisa sampaikan ide dengan menjelaskan jika Anda punya produksi produk X, memiliki keahlian jasa Y, ada jalur ambil barang ke supplier A atau konsinyasi dengan produk brand B atau punya mobik bak atau motor bak yang bisa dipakai untuk pengangkutan dan informasi potensi lain semacamnya. Siapa tahu bisa disinergikan satu potensi dengan potensi lainnya untuk menjadi peluang. Awali dulu dengan saling ngobrol informasi untuk membuka peluang biar sama sama dinilai potensinya. Jika Anda sudah punya usaha hanya kesulitan modal tambahan untuk bertahan di masa sulit karena penjualan sedang sulit, Anda bisa mengajak tetangga  calon target mitra investor tsb ke gerobak/ lapak/ toko Anda. Biar dia bisa langsung menilai potensi bisnisnya. Sampaikan kendala saat ini adalah makin berkurangnya pembelian. Tapi sampaikan alasan kenapa pembelian berkurang, misal karena area penjualan terbatas hanya radius 1 km sekeliling area gerobak jadi pembelinya hanya warga sekitar. Nah dengan dana dari mitra investor akan dialokasikan untuk memperluas penawaran dan mendongkrak penjualan secara online. Daftar pembelanjaan untuk membeli HP Android foto untuk upload foto produk dan posting di medsos, membeli kuota paket internet, sampai membeli motor second mempermudah dan mempercepat pengiriman sendiri tanpa harus menunggu lockdown/ Pembatasan Sosial Berskala Besar dibuka bebas kembali. Atau ada yang bagian beli HP android, ada yang tugasnya isi paket internet, ada yang ig dan fbnya sudah banyak friends dan follower bisa digunakan potensi channelnya supaya bisa saling bantu mempromosikan produk bersama.

Saat ini pikirkan secara sederhana,  bisnis yang penting bisa jalan dulu, bisa jualan, bisa marketing, ada potensi pembelinya. Tidak usah berpikir bisnis hal hal yang luxurious, produk lifestyle, barang branded, barang hobbiest. Saat ini kondisi daya belinya dan demandnya masih belum pas. Pikirkan bisnis pemenuhan bahan pokok yaitu pangan dan turunannya. Hanya bahan pokok sekarang yang masih bebas jalur distribusinya. Misal pengadaan ayam karkas segar dan telur. Pengadaan sayur sayuran segar dan ikan. Atau diolah dengan produksi menu menu harian ala warteg dengan harga terjangkau. Bukan menu mewah untuk saat ini, yang penting nikmat dimakan sehari hari, mengenyangkan , tetap bergizi dan bersahabat harganya. Bikin makanan jadi untuk dijual dan dikirim ke rumah rumah tangga yang tidak biasa masak sendiri. Kirim antar sendiri langsung jika tidak terlampau jauh atau gunakan jasa antar kirim via ojek online. Jelaskan kepada mitra pendana bagaimana system bagi hasilnya, buatlah simulasi penghasilan bulanan sejak digunakan medsos sebagai jalur pemasaran, proyeksi omzet, nett profit lalu berapa bagi hasilnya untuk mitra investor.

Lebih baiknya agar lebih cepat mendapat mitra pendana, ajak tetangga yang selama ini sudah lama kenal Anda. Tentu saja tetangga yang Anda pikir secara ekonomi lebih punya atau sehari harinya terlihat punya pekerjaan tetap. Antar tetangga juga bisa lebih dipercaya karena sehari hari biasa bertemu dan mudah untuk sama sama mengawasi pekerjaan. Jumlah yang dibutuhkan untuk usaha kecil ini juga tidak terlalu besar. Mungkin skala 5 juta rupiah untuk membiayai putaran bisnis usaha kecil yang sudah ada. Misal untuk pendanaan di sektor marketing dan penambahan bahan baku produk. Yang awalnya hanya sebagai tetangga, kini meningkat sebagai mitra usaha. Dalam skala lingkungan RT/RW jika ada yang kelola bisa dibangun Kerjasama Kemitraan Bersama. Yang masih punya modal dan cash cukup bisa bergotong royong membantu usaha kecil tetangganya yang butuh bantuan dana dan mengoptimalkan pemasaran untuk meningkatkan produksi. Dipasarkannya bisa untuk jarak yang lebih jauh lagi dan via medsos. Konsep usahanya bagi hasil sesuai proporsi yang disepakati. Kita bisa sama sama keluar dari masalah situasi pandemic covid-19 ini dengan berjuang bersama  membantu bersama untuk sama sama selamat. Tentunya protokol kesehatan covid-19 tetap harus dijalankan untuk mencegah penularan virus lebih luas antar tetangga. Dengan berkumpul bersama dengan orang baru juga selalu ada kemungkinan ide ide baru yang lebih segar untuk diterapkan. Lebih banyak kepala untuk berpikir mencari solusi jauh lebih baik. Ingat, dalam setiap kesulitan pasti selalu ada jalan. Tetaplah bersilaturahim, tapi tetap gunakan protocol covid-19, jaga jarak aman, jaga kebersihan diri dan perkuat imunitas tubuh. Tetap positif dan jangan panik, selama kita sabar dan tetap berpikir dan berusaha, insha Alloh tetap ada jalan keluar. 


SEMANGAT SUKSES 
( Mirza A.Muthi )

Selasa, 05 Mei 2020

Menyiasati Bisnis Yang Tenggelam Di Masa Pandemi COVID-19


Sebagaimana kita sedunia pahami bahwa telah terjadi Pandemi COVID-19 yang meluluh lantakan perekonomian dunia yang diawali dengan runtuhnya sosial interaksi antar manusia sehingga semua kegiatan ekonomi terhambat bahkan bisa sampai  terputus sama sekali. Jika memaksakan tetap berinteraksi, bersosialisi bahkan bertransaksi, taruhannya adalah terinfeksi virus bahkan kemungkinan bisa kehilangan nyawa. Bahkan kalaupun kita tetap sehat tapi tetap ada  kemungkinan besar bisa menular kepada seluruh anggota keluarga yang awal mulanya sehat. Kita ada di tahun yang sangat sulit. Jangan berharap terlalu tinggi bagi yang memiliki bisnis, karena justru faktor resiko tidak bisa berbisnis akan lebih besar saat ini sementara tanggungan biaya seperti membayar gaji dan hutang usaha tetap berjalan. Yang saat ini dibutuhkan adalah kondisi mental dan fisik yang sehat. Jangan perburuk kondisi dengan terus menerus mendengar berita negatif tentang covid-19. Tetap ada berita dan harapan positif di masa sulit jika kita jeli dan percaya bahwa jika ditutup satu pintu, maka pintu lain akan terbuka. Percaya bahwa setiap masa kesulitan pasti ada akhirnya.

Begitu juga bisnis, saat ini bisnis yang mengharuskan pertemuan fisik antara pelaku bisnis , keramaian, diluar rumah,  pasti sedang drop. Seperti keramaian mall, bisnis hiburan dan rekreasi, jual beli di toko off line, gojek dan transportasi, resto dine in, sekolah dan kursus fisik, pasar tradisional, bengkel dan showroom, dll. Semua yang sejenis/semacamnya pasti sedang sepi dan turun bisnisnya. Tapi tetap ada bisnis yang bisa bertahan, antara lain berpindahnya cara belanja dari offline ke online. Sekolah dan kursus juga berpindah moda dari pertemuan fisik ke belajar secara online. Pengiriman barang atau makanan akan meningkat drastis karena orang menghindari pertemuan fisik. Penjualan obat obatan dan alat pelindung kesehatan diri justru masa panen. Masyarakat juga lebih banyak mengkonsumsi makanan alami segar seperti buah dan sayur segar. Juga aplikasi meeting online seperti zoom akan banyak didownload untuk menggantikan sesi pertemuan langsung/ meeting. Pasti aplikasi aplikasi HP yang bisa membunuh kebosanan seperti tiktok, games, dll akan banyak didownload dan digunakan.

Bisa saja di masa sulit yang belum berujung ini perusahaan melakukan perubahan bisnis/ berpindah bisnis untuk langkah adaptif. Entah bersifat sementara atau perubahan tetap jika peluang yang didapat ternyata bisa jangka panjang dengan kontribusi yang cukup signifikan. Misal resto yang selama ini fokus di pelayanan langsung di resto mulai fokus menjalankan divisi delivery dan order onlinenya. Tenaga kerja yang ada yang biasanya bekerja fisik di resto diajarkan alihkan fokusnya ke system online mulai dari pemasaran, penawaran sampai antarnya. Jadi tidak di PHK tapi di alih fungsikan dan ditambah skill dan knowledgenya agar paham marketing online. Supermarket sembako yang selama ini menunggu kehadiran pelanggan untuk datang memilih dan membeli kebutuhan harian juga mulai fokus di penawaran online. Dibuatkan daftar belanja dari hari Senin-Sabtu dengan menyebutkan juga harga belanja total sehingga calon pembeli tidak pusing lagi harus menyusun daftar belanja sembakonya sendiri dan bisa mengukur budgetnya. Dia tinggal menunggu hari dimana daftar belanjanya cocok sesuai keinginannya dan order sebelum hari H kirimnya. Perkuat lini medsos dan pengiriman. Jika tidak menggunakan gosend atau moda pengiriman umum, mungkin untuk radius pengiriman wajar terjangkau bisa langsung dikirim staff sendiri untuk menjamin kecepatan layanan dan kepuasan pelanggan. Hiburan hiburan tempat rekreasi dan biasanya butuh kehadiran fisik bisa diadaptasi dengan membuat channel hiburan siaran. Misal games di area hiburan/ rekreasi tsb yang menggunakan beberapa orang kontestan dan supporter terbatas untuk berkompetisi dan disiarkan live langsung streaming via medsos atau aplikasi khusus untuk mendapatkan respond dan support langsung dari netizen. Pabrik konveksi yang biasa memproduksi pakaian  fashion bisa dirubah menjadi produksi masker dan baju Alat Pelindung Diri untuk dijual ke pemerintah agar bisa dipakai dokter dan perawat serta tenaga kesehatan. Bengkel mobil/motor mulai tawarkan untuk layanan home service, yaitu service di rumah pemilik kendaraan. Cafe yang biasa menjual produk minuman kopi dan minuman segar rekreasi semacamnya mulai menawarkan secara online produk minuman kesehatan tradisional dalam kemasan yang di delivery. Jamu sehat godog tinggal seduh, wedang uwuh mentah kering dalam kemasan, bubuk  kopi dengan kandungan ginseng atau jahe merah yang berkhasiat tinggal seduh, dll minuman ramuan bahan berkhasiat, pokoknya yang mengandung unsur kesehatan sangat bagus untuk ditawarkan sebagai minuman kesehatan alternatif obat atau supplemen kesehatan. Sangat mungkin semua perubahan layanan atau produk yang ditawarkan di masa sulit ini ternyata membekas di benak pelanggan dan selanjutnya orderan sejenis tetap akan ada walaupun masa pandemi covid 19 sudah berlalu. Karena layanan baru ini dirasakan lebih cepat, lebih privat, lebih nyaman oleh pelanggan. Yang penting, produk baru atau layanan baru tsb harus ditawarkan agar masyarakat luas aware. Ingat..bisnis baru ada sejak dilakukan penawaran.

Tetap berpikir positif untuk terus mencari jalan keluar. Kerja keras dan pemikiran pemilik usaha agar masih tetap bisa mempekerjakan karyawan tanpa harus sampai memecat mereka akan membawa amal ibadah tersendiri dimasa sulit ini. Anda adalah pengusaha yang menjadi agen perubahan dan sekaligus penyelamat rejeki orang lain, khususnya karyawan Anda. Anda akan sama bergunanya dengan para dokter, perawat dan tenaga kesehatan. Dalam kesempatan ini saya mengajak kita semua untuk berdoa kepada Alloh SWT atas gugurnya putra putri terbaik bangsa dari kalangan dokter, perawat dan tenaga kesehatan yang sedang berperang melawan serangan virus Covid-19. Semoga para almarhum dan almarhumah khusnul khotimah dan segala amal ibadahnya dilipat gandakan, ditempatkan di surgaMU sebagai pahala syuhada. Dan yang masih berjuang diberikan perlindungan, keikhlasan, semangat dan kesehatan agar bisa kembali berkumpul dengan keluarga setelah "perang" ini selesai. Aamiin Ya Robbal Alamin. 


SEMANGAT SUKSES 
(Mirza A.Muthi)

Jumat, 03 April 2020

Bagaimana Memilih Karakter Pegawai


Tanya :
Pak Mirza, saya baru akan membuka kantor. Kebetulan saya masih muda, baru 35 tahun. Jadi di perusahaan ini saya akan menjadi pemilik sekaligus CEO.  Sehubungan dengan membentuk team kerja yang solid dan qualified, bagaimana saran bapak dalam saya menentukan kompisisi pegawai?

Jawab :
Team sepak bola akan jadi the winning team bila memiliki pemain pemain skill di setiap posisinya. Tentunya ada posisi penyerang, gelandang, back, sayap, kiper. Tidak mungkin satu team cuma diisi oleh penyerang semua sehingga terlalu asyik menyerang dan lupa pertahanan. Atau pemain belakang semua sehingga pola permainan sangat negatif, bertahan matian matian dan takut menyerang. Tentunya setiap posisi pemain ada karakter khusus yang harus dimiliki. Penyerang misalnya harus memiliki insting bagus di depan gawang, menerima umpan dan cepat melihat titik kosong diantara pemain belakang, kiper dan tiang gawang. Kepala dan kaki harus sama sama akurat bergerak dan refleks. Pemain gelandang harus memiliki jiwa kepemimpinan yang kuat. Dia mengatur alur bola dalam mengatur pola serangan, mengatur tempo permainan dan melihat posisi posisi mana pihak lawan sedang lemah sehingga bola dioper ke area tsb. Pemain sayap harus memiliki akurasi tendangan operan jarak jauh yang tinggi. Harus bisa menggeser bola dari samping kanan atau kiri secara cepat untuk diberikan secara sangat akurat ke rekan penyerang di depan gawang. Pemain bertahan atau back harus mereka yang tidak takut untuk berbenturan badan atau kaki, mampu mengira arah umpan bola untuk dipotong secara cepat. 

Demikian gambaran mudah tentang skill dan karakter yang dibutuhkan dalam satu team sepak bola. Begitu juga dalam membangun team kerja di satu unit kerja/perusahaan. Tergantung apa tujuan kerja perusahaan, produk yang dihasilkan dan bidang kerja. Lebih butuh strategi atau lebih butuh ketangguhan khas lapangan ? Butuh prosedural baku atau bisa lebih kreatif ? Macam macam visi misi perusahaan, tapi intinya semua harus ditempatkan karyawan yang pas karakter, skill dan pengalaman sesuai posisi, tugas dan tanggung jawabnya. Jangan orang yang susah untuk membuka komunikasi, malu berbicara atau kurang ramah di posisi sales dan marketing. Atau orang yang ceroboh dan kurang detil, tidak betah duduk lama di belakang computer, ditempatkan di posisi administrasi atau keuangan. Sebaliknya orang yang fisiknya  lemah, mudah lelah dan gampang sakit sakitan diberikan tugas lapangan seperti canvasing door to door. Jadi pastikan dulu posisi apa saja yang dibutuhkan oleh perusahaan dan break down job description masing masing posisi, baru bisa kita tentukan bagaimana profile masing masing penjabat posisi tsb. Termasuk umur juga penting mereferensikan makin berumur biasanya makin berpengalaman atau sudah lebih matang. Orang yang lebih berumur mungkin lebih bisa diangkat jadi atasan karena  dipandang lebih berwibawa, biasanya bicaranya lebih didengar oleh para bawahan, walaupun memang belum tentu yang lebih muda lebih kurang pintar dari mereka yang sudah lebih berumur. Jangan lupa, karyawan yang sudah lebih berumur biasanya punya pengalaman lapangan langsung yang mana hal tsb bisa disharing kepada CEO. Kita tidak usah harus menjalani sesuatu yang pasti akan bermasalah dengan belajar dari kejatuhan orang lain. Tidak perlu Anda sendiri yang mengalami kejatuhan/kegagalan, tapi Anda sudah bisa dapat pelajaran dari mendapatkan informasi, mengamati dan belajar. 

Jadi begitulah, pimpinan sendiri yang paling paham apa karakter karyawan yang  seperti apa yang dibutuhkan perusahaan. Yang terpenting juga, antar individu personil yang nanti dipilih dan ditunjuk harus bisa bekerja sama satu sama lain. Pilih dan tunjuk siapa yang menjadi manager di setiap unit kerja, agar lebih meringankan tugas Anda sebagai pemimpin perusahan, namun pemimpin puncaknya tetap ada di CEO. Walaupun usia Anda masih muda, tapi manager yang sudah lebih berumur, berpengalaman dan profesional selayaknya harus tetap memghormati Anda sebagai CEO. Jika manager tetap hormat kepada Anda, maka seluruh anggota team juga akan menghormati Anda. Menjadi CEO juga tidak mudah. Anda harus bisa memanusiakan manusia dengan menghargai, menghormati sekaligus mengatur karyawan Anda agar mampu memberikan kontribusi maksimal kepada perusahaan dan bekerjasama antar anggota team. Anda harus menunjukan kualitas sebagai seorang profesional yang memang paham dan mampu dan kewibawaan sebagai CEO. Rasa hormat dan patuh karyawan harus Anda peroleh dari rasa respect, bukan dari rasa takut.

Jadi kesimpulannya analisa  pemilihan karyawan berdasarkan pengalaman, knowledge dan skill untuk masing masing posisi , dan setiap karyawan di semua posisi harus punya attitude, agar tercipta semangat kerjasama yang baik dalam team. Anda harus melihat talent masing masing karyawan, pasti ada 2-3 karyawan yang memiliki bakat khusus dan nantinya baru terlihat setelah cukup lama bergabung dan siapa tahu itu bermanfaat bagi perusahaan Anda. Terakhir, terus upgrade level kepantasan Anda diri sendiri sebagai CEO. Karena hanya CEO

Senin, 02 Maret 2020

Langkah Awal Menghadapi Masalah Kejatuhan


Setiap kita, walaupun bagaimana berjayanya, suatu saat nanti mungkin saja akan sampai pada masalah. Masalah berat yang bisa saja membalik keadaan secara drastis, dari segala punya menjadi tidak punya apa apa lagi. Dari terhormat dan disanjung, jadi bukan siapa siapa lagi. Dari yang paling dicintai, bisa jadi yang terbuang. Dari paling banyak teman, jadi yang paling ditinggalkan. dsb..Yang harus selalu diingat, itulah realita kehidupan. Walaupun kita sudah berusaha keras menjaga kondisi kemapanan kita, tapi tetap saja kita bisa sampai juga pada situasi kurang menyenangkan tsb. Jangan lupa, ada Alloh SWT yang berkuasa penuh mengatur takdir hidup Anda. 

Saat Anda mengalami kejatuhan yang perlu Anda lakukan adalah cooling down, tenangkan diri Anda dulu. Jangan ambil keputusan apapun pada saat Anda sedang bersedih atau sedang terlalu gembira, karena biasanya keputusan yang akan keluar tidak betul betul dipikirkan dengan akal sehat. Ambil waktu beberapa hari ini untuk merenung dan introspeksi diri. Apakah ada kesalahan yang dilakukan sehingga kejadian ini bisa dianggap sebagai karma atau hukuman dari Alloh SWT. Atau sekiranya Anda merasa selalu berjalan di arah kebaikan, bahkan bertujuan membantu orang lain tapi juga mendapati situasi jatuh seperti ini, jangan buru buru menyalahkan Alloh SWT tidak adil terhadap Anda. Mungkin saja Anda sedang diuji untuk naik kelas lebih tinggi, dipersiapkan mental dan keimanan untuk diberi amanah yang lebih tinggi lagi..Anda orang terpilih untuk menjalankan misi penting di dunia dalam rangka hubungan antar manusia. Yakinkan bahwa apa yang Anda pernah dapat atau apapun yang sekarang hilang lenyap itu hanya barang barang titipan, bukan milik Anda. Jadi jangan terlalu risau dengan apa yang terjadi di dunia ini. 

Tentu saja setelah Anda tenang, damai dalam hati dan bisa berpikir jernih lagi, maka Anda harus berpikir bagaimana menata kehidupan selanjutnya. Mulai dari menetapkan tujuan hidup yang baru, menyusun langkah langkah baru walaupun berupa langkah kecil dibanding langkah langkah besar yang Anda sering lakukan dulu disaat jaya. Lihatlah siapa orang orang, kawan, saudara, relasi yang masih bersedia Anda mintakan kerjasamanya. Jika dulu Anda orang yang sering membantu dan peduli pada sesama, insha Alloh ada saja orang yang masih percaya pada Anda dan bersedia membantu Anda walaupun sedang di masa susah. Seringkali jalan keluar dari masalah datang dari relasi atau kawan yang pernah kita tolong dahulu. Justru kawan yang datang pada saat kita sedang susah, itulah kawan sejati. Maka pelajaran saat ini, jika nanti Anda bisa jaya lagi maka balaslah budi baik kawan sejati dan jangan pernah pelit untuk berbagi juga selalu peduli empati pada orang lain. Karena menanam kebaikan itu insha Alloh akan bisa Anda panen pada saat Anda membutuhkan.

Anda masih punya asset yang bisa dicairkan? Akan lebih baik jadikan dana segar dibanding meminjam uang dari bank. Jual dulu asset asset Anda dan putar dananya dalam usaha. Rumah besar Anda ganti dengan yang lebih simple. Mobil gaya hidup Anda ganti yang lebuh efesien. Jika Anda masih punya cukup uang, pelajarilah beberapa penawaran investasi. Misal Anda bisa menanamkan sebagian dana tsb ke dalam investasi tsb agar setiap bulan Anda bisa mendapat transfer bagi hasilnya. Agar sementara uang tsb bisa menghidupi Anda secukupnya, sementara Anda bisa tenang fokus dari dana yang masih Anda punya untuk  mengusahakan hal baru untuk mata pencaharian utama Anda

Jual beli adalah cara instant untuk mencari penghasilan. Beli produk seharga Rp. X lalu jual dengan harga Rp. X +50 . Jika Anda berhasil menjual 50 produk maka profit Anda sudah mencapai 2500. Tinggal pikirkan darimana Anda bisa mendapatkan produk dengan harga paling hemat, cost efesien dan jual ke peminat yang paling berani membeli produk Anda dengan harga paling baik. Semakin produk Anda spesifik maka Anda lbh fokus mencari pelanggan yang lebih tepat, karena tidak semua orang butuh. Tapi produk spesifik ini biasanya bisa dijual dengan harga lebih mahal. Jika Anda menjual barang yang lebih umum dan dimana mana ada, mungkin Anda harus berpikir bagaimana memberi penawaran yang lebih menarik agar produk Anda yang lebih dipilih. Walaupun harga lebih murah, keuntungan lebih sedikit, tapi jika Anda berhasil menjual banyak maka profitnya juga akan bagus. Akan banyak pelanggan loyal yang akan Anda miliki.

Jika Anda terbentur dengan keterbatasan dana, maka bisa Anda mulai dulu dengan melamar pekerjaan. Jangan malu bekerja lagi meskipun dulunya Anda bekas pemilik perusahaan. Ini hanya langkah awal untuk Anda mulai menata hidup profesional Anda. Jika usia Anda sudah terlalu matang dan kiranya susah untuk diterima kerja di kantoran, maka bekerja dengan membuka usaha  sendiri bisa jadi pemikiran jalan keluar tercepat. Jangan pikirkan usaha yang investasi puluhan ratusan milyar, tapi cukup dengan persediaan uang yang Anda masih punya saat ini. Hindari banyak berhutang untuk memulai usaha, karena usaha Andapun belum tentu berhasil. Anda harus berusaha dalam posisi aman agar hidup Anda tetap nyaman, tidak dikejar kejar penagih hutang. Atau kalaupun berhutang ambil dari kalangan keluarga yang tidak terlalu ketat dalam hal bunga berbunga, tenggang waktu, dll yang menjerat. 

Jika Anda punya skill spesifik yang khusus, Anda bisa gunakan skill ini untuk menghasilkan uang. Misal skill memotret bisa mendorong Anda untuk mulai menjual jasa foto atau menjual hasil hasil karya foto Anda. Skill memasak roti, maka Anda bisa mulai membuat dan menjual roti made in Anda sendiri mulai dari tetangga , kawan anak, kawan suami atau istri, saudara sampai di tempat tempat komersian lain. Bahkan saat ini lebih mudah lagi menjual dengan addopt layanan penjualan online. Jual beli adalah cara instant mendapakan uang.

Perluas wawasan informasi usaha Anda dengan memberi waktu misal seminggu untuk menjelajahi informasi via internet dan google untuk mencari opsi dan referensi yang mungkin bermanfaat dan tepat bagi Anda. Salin dalam agenda Anda dan pelajari lebih dalam dan detil untuk 1-3 opsi yang paling menarik bagi Anda.  Ingat..usaha tidak harus apa yang Anda suka juga.  Yang penting adalah apa ada prospeknya. Anda bisa kolaborasi dengan beberapa kawan yang punya skill khusus untuk sama sama memulai usaha baru. Yang penting Anda dan kawan Anda bisa bekerja sama sesuai kapasitas dan bidang keahlian masing masing. Jangan takut untuk pindah bidang pekerjaan. 

Semua hal bisa dipelajari dengan dilaksanakan. Learning by Doing. Mulai dari yang kecil dulu, tapi jalani dengan sabar dan tekun juga berhemat. Pelajari setiap detil langkah dan kebutuhan bisnisnya.  Pasti untuk kearah jadi lebih besar seperti dulu akan lebih mudah jika sudah berani memulai lagi. Akan lebih mudah bagi Anda karena dulu Anda bekas pebisnis. Logika bisnisnya akan lebih mudah bagi Anda dibanding jika yang memulai masih pemula atau awan terhadap bisnis. Belajar bersama dengan mitra kolaborasi bisa jadi akan lebih cepat dan aman. Ada teman diskusi , setap investasi dan kerugian bisa dibagi bersama. Untuk usaha skala kecil menengah, jangan kolaborasi dengan terlalu banyak mitra. Cukup 1-2 orang saja dalam satu bidang usaha, agar tidak terlalu banyak masukan yang tidak perlu dan membuat visi misi dan pengambilan keputusan menjadi bias.

Jika perlu usaha kecil rumahan dulu untuk awal jalani dulu. Tidak usah berpikir terlalu birokratif dengan fokus pada pendirian PT atau CV, struktur organisasi, dll hal formil legal. Jalani dulu ala UKM style, pelajari dulu flow kerjanya dan cashflownya. Cari kelemahan kekurangan yang masih Anda dan mitra miliki, perbaiki satu persatu, selalu minta pendapat dr kastemer Anda mengenai apa yang mereka rasa dari produk dan pelayanan Anda, dan jadikan bahan untuk Anda meramu resep SOP usaha Anda dan mitra. Jika dalam berjalannya waktu, usaha sudah semakin besar dan Anda merasa yakin mantap untuk melangkah lebih jauh dan lebih besar, baru Anda silakan melanjutkan ke aspek legalitas badan usaha resminya.

Intinya, masih ada kehidupan yang cerah dan masa depan cerah setelah kejatuhan. Jadikan kesuksesan dan kejatuhan sebagai sesuai yang wajar, itulah kenyataan hidup dan tidak perlu panik atau histeris. Selama kita masih bernafas, selama kita masih ada semangat dan selama kita masih mau menggunakan otak kita untuk berpikir, dengan hati yang bersih, maka dengan ridho Alloh SWT, masa masa sulit pasti akan berlalu. Keraskan hatimu, bulatkan tekadmu dan semangati perjuanganmu..Aku adalah Aku. Aku adalah panglima perang perjuangan hidupku sendiri. Aku tidak akan perduli. Aku akan hidup seribu tahun lagi.

SEMANGAT SUKSES 
( Mirza A.Muthi )